Dinkes Gelar Vaksinasi Massal Dengan Target 1000 Orang

terasbanua.com, Banjarmasin - Di tengah kekosongan vaksin di sejumlah puskesmas di Banjarmasin. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin bersama TNI-Polri mengelar vaksinasi massal di Gedung Olahraga Hasanuddin HM.

Berdasarkan pantauan terasbanua.com, terlihat sejak pagi warga berbondong-bondong untuk mengantre mendapatkan vaksin.


Erna yang merupakan warga Mantuil, mengaku sudah mengantr sejak jam 8 pagi. Meskipun sudah mengantre lama, dirinya terpaksa harus kembali besok untuk menerima vaksin.


"Tadi saya sudah antre dari jam 8. Saya tidak tahu antreannya kemana, katanya juga harus daftar online tapi dari infonya tidak ada daftar online. Hingga tadi disuruh pak polisi antre di belakang untuk dapat nomor antrean buat besok karena sekarang tidak sempat," ucapnya kepada awak media, Rabu (4/8/2021).


Sebelumnya, ia mengaku hendak melakukan vaksin dosis kedua di puskesmas saja. Namun di beberapa puskesmas yang ia datangi mengalami kekosongan hingga terpaksa mengikuti vaksinasi massal.


"Saya dari Mantuil kesini karena vaksin di puskesmas juga banyak yang kosong," imbuhnya.


Disela-sela kegiatan, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina didampingi Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi, turut memantau langsung pelaksanaan vaksinasi massal ini.


Ibnu Sina, menuturkan bahwa vaksinasi massal ini menargetkan sebanyak 1000 orang untuk yang menerima vaksin dosis kedua.


"Hari pertama vaksinasi massal ini dilaksanakan di Gor Hasanuddin untuk 1000 orang. Ini adalah tindaklanjut dari vaksin yang kosong di puskesmas-puskesmas kemarin sehingga kita teruskan untuk vaksin dosis kedua disini," ucapnya disela-sela memantau kegiatan vaksinasi massal, Rabu (4/8/2021).


Melihat kondisi pelaksanaan sempat berkerumun, Ibnu juga meminta para petugas untuk diatur pershift, guna mengurangi terjadinya kerumunan. Mengingat antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksin hari ini terbilang sangat banyak.


"Belajar dari hari ini kita atur pershift mulai besok. Jadi 1000 target kira bagi perjam nya itu 200 orang. Misalnya jam 8 itu 200 dulu, lanjut jam 9, 200 orang dan seterusnya sampai siang sehingga tidak terjadi penumpukan," paparnya.


Sempat ada kekhawatiran dari warga yang ingin bervaksin perlu melakukan administrasi terlebih dahulu. Ibnu menjawab tidak ada aturan administrasi untuk bervaksin. Cukup membawa persyaratan seperti sebelumnya.


"Tidak ada aturan administrasi untuk bervaksin asalkan membawa sertifikat keterangan bervaksin pertama dan E-KTP yang bersangkutan itu langsung dilayani," pungkasnya.


Selain itu, Ibnu juga menekankan untuk pelaksanaan vaksinasi massal ini tetap memprioritaskan lanjut usia (lansia).


"Lansia dipersilahkan lebih dahulu untuk di vaksin," tekannya.


Sementara itu, Kadinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menambahkan, kenapa mengalihkan sasaran vaksinasi di kegiatan vaksinasi massal ini. Tak lain, guna menghindari terjadinya penumpukan dari permintaan warga yang ingin bervaksin di puskesmas.


"Justru kalau di puskesmas ruangannya kecil dan akan menumpuk. Di sini ruangannya besar jadi sasaran semua puskesmas kita arahkan kesini dalam waktu beberapa hari ke depan," ungkapnya.


Dalam kegiatan vaksinasi ini, pihaknya juga menurunkan 60 vaksinator yang tergabung dari Dinkes,  Bidokkes Polda Kalsel, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk menyukseskan kegiatan vaksinasi massal.


"Kita turunkan 10 tim, dimana setiap tim ada 5 orang di tambah dari tim Bidokkes Polda. Semua itu ada 60 orang vaksinator yang kita turunkan didukung juga dengan keamanan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas membantu kita hari ini," tuturnya.


(Hamdiah)

11 tampilan0 komentar