Dinkes Banjarmasin Rekomendasi 10 Unit Pelayan Rapid Test Antigen

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Setelah adanya kebijakan pemerintah Kota Banjarmasin yang mengharuskan pelaku perjalanan untuk menyertakan hasil rapid test antigen, Dinas Kesehatan Kota (Dinkes) Banjarmasin merilis 10 unit pelayanan kesehatan yang direkomendasikan untuk melakukan rapid test antigen melalui laman Instagram Dinas Kesehatan.

Machli Riyadi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin

Tertera 10 unit layanan kesehatan tersebut diantaranya, 1 unit rumah sakit, yakni Rumah Sakit Bahyangkara. 8 unit klinik, yakni Klinik Jelita, Klinik Kini Balu, Klinik Abdi Persada, Klinik Citra Sehat Utama, Klinik Alesha, Klinik An Nur, Klinik Pansea dan Klinik Tirta Media Center, dan terakhir, UTD PMI Banjarmasin.


"Terkait rapid test antigen, kita sudah merekomendasikan 10 unit pelayanan kesehatan untuk membuka pelayan rapid test antigen untuk masyarakat kota Banjarmasin," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, kepada awak media, Selasa kemarin (22/12/2020).


Tentunya pelayanan rapid test antigen ini berlaku untuk warga Kota Banjarmasin yang ingin melakukan perjalanan jauh sehingga wajib menyertakan hasil rapid test antigen.


"Jadi, yang positif hasil rapid test antigennya, dilarang untuk bepergian," ucapnya.


Ia menjelaskan ada perbedaan hasil diagnosa dari rapid test antigen dengan rapid test antibodi. Rapid test antigen sendiri akan mengeluarkan hasilnya yang mengarah suspek positif-negatif, sedangkan rapid test antibodi hasilnya reaktif dan non reaktif.


"Jika hasilnya positif itu artinya suspek positif Covid-19, maka harus isolasi mandiri selama 14 hari bagi yang tidak bergejala. Andai bergejala, maka dilanjutkan dengan pemeriksaan swab," terangnya.


(Hamdiah)

7 tampilan0 komentar