Dinkes Banjarmasin Libatkan Pemuka Agama Dalam Sosialisasi Vaksin AstraZeneca

terasbanua.com, Banjarmasin - 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca yang berasal dari negara Inggris ini sudah mulai didistribusikan di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi

Walaupun Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan tegas menyatakan vaksin ini boleh disuntikan dalam situasi darurat dan aman. Tetap saja kehadiran vaksin ini menjadi kontroversi. Pasalnya vaksin ini memiliki kandungan zat babi di dalamnya.


Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan vaksin ini akan menjadi target vaksinasi selanjutnya di Indonesia terutama Kota Banjarmasin. Mengingat kasus positif Covid-19 masih tinggi di kota seribu sungai ini.


Tentunya langkah apa yang akan dilakukan pemerintah untuk lebih menyakinkan masyarakat pada pemberian vaksin kontroversi ini di tengah masyarakat.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menuturkan akan giatkan sosialisasi di tengah masyarakat.


Sebagaimana yang dilakukan pada vaksin Sinovac dulu yang sempat mendapat penolakan dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Tentunya dengan melibatkan pemuka agama agar yakin vaksinasi ini bisa terlaksana dengan baik.


"Kita juga meyakinkan masyarakat tentunya melalui edukasi dengan melibatkan para penyuluh, dari tokoh agama dan masyarakat seperti kemarin. Kita minta keterlibatan mereka tentunya," ucapnya.


Tentunya pelaksanaan vaksinasi nanti akan dilakukan di beberapa tempat ibadah di Banjarmasin, seperti mesjid dan gereja. Guna mendukung capaian target vaksinasi di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini.


"Kita meminta kalau ada tempat ibadah seperti mesjid, kita minta pengelolanya dapat mengumpulkan lansia, dan petugas kita datang kesana untuk vaksinasi di masjid. Bahkan kalau ada gereja juga yang memfasilitasi, kita akan ke gereja," imbuhnya.


Dirinya juga berharap, rencana pelaksanaannya vaksinasi ini bisa segera direalisasikan sambil menunggu hasil koordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Banjarmasin.


"Saat ini FKUB sedang mengkomunikasikan hal itu. Semoga bisa dilaksanakan dan petugas kita akan datang ke sana," tandasnya.


(Hamdiah)

1 tampilan0 komentar