Dinkes Akan Gelar Rakor Terkait Seleksi Pelayanan Vaksinasi Gotong Royong

terasbanua.com, Banjarmasin - Program vaksinasi gotong royong di Banjarmasin rencananya akan segera digelar. Namun dilakukan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin bersama Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kalimantan Selatan dan PT Indofarma akan melakukan rapat koordinasi terlebih dahulu.

Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi
Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi

"Kami agendakan minggu depan antara Dinkes dengan Kadin serta PT Indofarma sebagai perusahaan yang ditunjuk PT Biofarma untuk pendistribusiannya vaksin gotong royong," ucap Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, Senin (14/6/2021).


Rapat koordinasi ini sendiri dilakukan guna menentukan fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) mana saja yang bisa memberikan pelayanan vaksinasi gotong royong.


"Rapat koordinasi ini jadi hal yang sangat penting untuk memastikan fasyankes mana saja yang kita tunjuk untuk memberikan pelayanan vaksinasi gotong royong ini," ujarnya.


Sebelum ditunjuk sebagai fasyankes yang bisa memberikan pelayanan vaksinasi gotong royong tentunya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.


"Syarat fasyankes yang bisa melakukan vaksinasi tentu harus memenuhi syarat seperti sumber daya manusia yang telah memiliki sertifikat pelatihan vaksinator, sarana prasarana dan juga harus memiliki freezer penyimpan vaksin yang sesuai dengan aturan Dirjen P2P," paparnya.


Selain itu, fasyankes yang ditunjuk juga merupakan fasyankes berstatus swasta bukan kepemilikan Pemerintah Kota Banjarmasin.


Kalaupun fasyankes milik pemko sendiri bisa memberikan pelayanan vaksinasi gotong royong asal sudah berstatus BLUD (Badan Layanan Umum Daerah).


"Kecuali fasyankes yang berstatus lembaga BLUD memungkinkan saja ditunjuk sebagai fasyankes yang melayani vaksinasi gotong royong," pungkasnya.


Seperti diketahui, vaksinasi gotong royong ini nantinya menyasar para pelaku usaha dan karyawan yang dipekerjakannya


"Makanya para pelaku usaha ini yang bertanggungjawab atau berkewajiban untuk memvaksinasi orang-orang yang dia pekerjakan," tuturnya.


(Hamdiah)

2 tampilan0 komentar