Dinas TPH Kalsel Gratiskan Sayur Mayur di Pergelaran Pasar Murah

terasbanua.com, Banjarmasin - Ada yang menarik dalam pergelaran pasar murah yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang bertempat di Halaman Eks Kantor Gubernur Jalan Jendral Sudirman. No 4 Banjarmasin Depan Siring 0 Kilometer.



Dari banyaknya stand Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berjualan di pasar murah tersebut. Ada salah satu stand yang membagikan dagangannya kepada warga secara gratis.


Saat diperhatikan ternyata stand tersebut merupakan milik Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang menyediakan berbagai sayur mayur mulai dari kacang panjang, kangkung, terong, timun, buncis dan lainnya.


Kasi Perbenihan Perlindungan, Pengolahan, dan Pemasaran, Dinas TPH Kalsel, Urip Widodo mengatakan bahwa dalam kegiatan pasar murah ini pihaknya memang sengaja membagikan sayur-mayur gratis pada warga.


"Terkhusus pembukaan pasar murah hari ini kita gratiskan sayur mayur kepada masyarakat," ucapnya kepada jurnalis terasbanua.com, Senin (25/4/2022).


Awalnya lanjutnya, sayur mayur dijual dengan harga subsidi dari pemerintah yang jauh lebih murah dibandingkan di pasar yang mana setiap satu jenis sayur di jual dengan harga Rp. 5 ribu saja.


Namun akhirnya pihaknya memutuskan untuk menggratiskan sayur mayur hasil panen dari petani banua telah dibeli itu kepada warga yang menginginkan.


"Karena harganya tidak seberapa akhirnya kita gratiskan. Tapi warga yang mau harus tanda tangan dulu biar tertib" ungkapnya.


Tidak hanya sayur mayur, pihaknya juga menyediakan buah-buahan dan makanan olahan dari UMKM yang ada di Kalsel.


"Kalau buah-buahan tetap kita jual tapi separo harga karena subsidi," tandasnya.


Adapun untuk harga buah-buahan yang dijual, setiap satu kilogramnya mendapat subsidi sekitar Rp. 5 ribu.


"Jika di pasaran Rp. 15 ribu, maka kami jual dengan harga Rp. 10 ribu. Subsidinya sekitar Rp. 5 ribu, jadi lebih terjangkau," pungkasnya.


Hamdiah

1 tampilan0 komentar