Dilaporkan AnandaMu, Tim Pemenangan Ibnu-Ariffin : Tidak Masalah

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin nomor urut 04, Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu), melayangkan gugatan dugaan pelanggaran serius Pilkada Kota Banjarmasin 2020 oleh pasangan nomor 02, Ibnu Sina-Arifin Noor, Selasa (12/1/2021) kemarin.

Dilaporkan AnandaMu, Tim Pemenangan Ibnu-Ariffin : Tidak Masalah
Dilaporkan AnandaMu, Tim Pemenangan Ibnu-Ariffin : Tidak Masalah

Mengenai hal tersebut, Ketua Tim Pemenangan pertahana, Bambang Yanto Permana, menganggap tidak terlalu mempermasalahkan laporan tersebut. Menurutnya semua berhak mengajukan gugatan apapun sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


"Ya silahkan saja. Kita tidak bisa membentengi atau melarang seseorang untuk mengajukan itu. Menurut saya wajar saja laporan-laporan tersebut karena kita berada di negara demokrasi, hal itu hak semua rakyat untuk menempuh jalur hukum, kita persilahkan," kata ketua, Bambang Yanto Permono, pada konferensi pers Fraksi Demokrat di DPRD kota Banjarmasin, Rabu (13/1/2021).


Kendati demikian, pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi gugatan paslon nomor urut 04 tersebut.


"Kami tim sudah ada tim hukum. Dengan segala upaya kami akan membuktikan dan mempertahankan argumen-argumen yang mereka sampaikan," ucapnya.


Diakuinya, setelah mengetahui informasi adanya gugatan AnandaMu di Bawaslu Provinsi Kalsel, pihaknya belum menerima salinan laporan gugatan tersebut.


"Dari Bawaslu kita belum menerima salinan laporan mereka. Selama ini kami mendapat informasi dari teman-teman media dalam artian kami masih menunggu laporan pihak sana dan akan kami sikapi," terangnya.


Saat ini pihaknya tidak bisa berkomentar banyak mengenai hal ini, namun akan terus mengikuti perkembangan kasus tersebut. Jika menerima salinan laporan dari Bawaslu Kalsel, pihaknya akan membedah salinan laporan tersebut bersama dengan tim.


"Akan kami siapkan. Kemarin kan laporan itu, nah hari ini kami masih belum menerima bahan dari Bawaslu, yang jelas kami siap dalam hal apapun itu dengan segala konsekuensi, karena kita berada di negara hukum dan kita mematuhi aturan hukum yang berlaku," tutupnya.


(Hamdiah)

28 tampilan0 komentar