Diduga Tandatangan Palsu Sudah Beberapa Kali Berhasil Mencairkan Dana Desa

terasbanua.com, Kotabaru - Proses pencairan dana desa yang memanfaatkan tandatangan palsu oleh oknum aparat desa di wilayah Pulau Laut Timur Kotabaru, mendapat penjelasan dari camat setempat.

Oknum aparat desa diduga melakukan pelanggaran penyalahgunaan wewenang

Sebelum pencairan dilakukan, sekertaris desa dan BPD sempat menyampaikan kepada pihak kecamatan bahwa kepala desa keluar daerah.


Kabar itu diketahui Camat Pulau Laut Timur, Tri Basuki Rachmad, sebelum oknum aparat desa itu memanfaatkan tandatangan palsu untuk pencairan dana desa yang jumlahnya ratusan juta.


Pencairan dana desa bisa dicairkan yang diduga menggunakan tandatangan palsu oleh oknum aparat desa inisial JM, sebelumnya Ia meminta surat rekomendasi dari kecamatan.


Camat Pulau Laut Timu Tri Basuki Rachmad, yang di konfirmasi melalui via WhatsApp, pada Kamis (24/6/21), membenarkan memang ada desa di wilayah Pulau Laut Timur yang kepala desanya sudah lama meninggalkan desa tempatnya menjabat.


"Kepergian kepala desa keluar daerah sejak tanggal 9 maret 2021," ujar camat melalui pesan singkatnya.


Selain mendengar secara lisan. Usai mendapat pemeriksaan oleh pihak penyidik, Tri Basuki Rachmad, baru mendapatkan copy surat kuasa dan surat perintah tugas kepala desa yang menyatakan dirinya lagi keluar daerah kerena ada urusan di kantor staf presiden.


Tri Basuki Rachmad, juga mengakui pihaknya sudah tiga kali mengeluarkan surat rekomendasi untuk keperluan proses pencairan dana desa.


"Rekomendasi permohonan pencairan Dana Siltap, tunjangan, dan insentif  RT tahap, pertama, pada tanggal 18 Mei 2021. Rekomendasi Permohonan pencairan dana desa (DD) 8% untuk penanganan Covid-19, pada tanggal 10 Mei 2021.

Rekomendasi permohonan pencairan dana desa tahap pertama, pada tanggal 25 Mei 2021," jelas camat.


Camat Pulau Laut Timur menjelaskan, pihaknya mengeluarkan rekomendasi setelah sudah diverifikasi oleh tim pendamping kecamatan.


"Pelayanan pemberian rekomendasi mengacu pada verifikasi persyaratan administrasi yang sudah dinyatakan lengkap yang diajukan desa, dan yang diverifikasi tim pendamping kecamatan," pungkasnya.


(Her)

21 tampilan0 komentar