• Krisna

Diduga Epilepsi Kambuh, Seorang Wanita Tenggelam di Perairan Sungai Yapahut

terasbanua.com, Banjarmasin - Sesosok jenazah wanita ditemukan tenggelam di Perairan Sungai Yapahut Jalan Sutoyo S dekat simpang 4 pelabuhan penumpang Trisakti Banjarmasin. Jumat (9/7/2021) 16.30 wita

jenazah saat ditemukan dan dievakuasi ke instalasi pemulasan RSUD Ulin Kota Banjarmasin.

Belakangan diketahui, mayat wanita itu bernama Yuli (40). Korban adalah warga sekitar TKP tersebut. Dijelaskan oleh Kasat Polair Polresta Banjarmasin AKP Cristogus Lirens melalui Kanit Gakkum Iptu Selamet Riyadi bahwa dari pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda kekerasan terhadap korban.


"Berdasarkan pemeriksaan luar oleh dokter RSUD Ulin Banjarmasin tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ucap Kanit Gakkum Iptu Selamet Riyadi.


Ia mengungkapkan bahwa korban sudah sekitar 5 tahun ikut di rumah saksi bernama H Udin. Korban ikut membantu mengelola lahan parkir kendaraan dan pada hari ini pukul 07.00 Wita, saat saksi mau keluar rumah untuk mendatangi keluarganya yang beralamat di Kayutangi Banjarmasin, ia sempat melihat korban keluar dan mau mandi di sungai.


"Kemudian sekitar pukul 16.30 Wita sewaktu saksi kembali ke rumahnya, dia tidak melihat keberadaan korban dan hanya melihat perlengkapan mandi di pinggir sungai dekat rumahnya," terang Kanit Gakkum Satpolair Polresta Banjarmasin.


Mengetahui hal tersebut kemudian saksi H Udin meminta pertolongan untuk menyelami sungai di sekitar ditemukan perlengkapan mandi korban.


"Setelah dilakukan proses pencarian, tangan korban terlihat muncul di permukaan air namun sudah ditemukan dalam keadaan tenggelam dan meninggal dunia," ungkapnya.


Jenazah Yuli pun langsung dievakuasi ke instalasi pemulasan RSUD Ulin Kota Banjarmasin.


Untuk diketahui, sebelum ditemukan tewas di aliran sungai berdasarkan keterangan saksi, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi dan sering kambuh namun sebelumnya masih terpantau oleh warga sekitar.


"Korban memiliki riwayat penyakit epilepsi yang sering kambuh dan kejang-kejang, diduga saat mandi tersebut epilepsi korban kambuh dan mengakibatkan korban tenggelam di sungai," pungkasnya.


(Krisna)


13 tampilan0 komentar