Di Momentum Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke 77 Tahun, Ribuan Narapidana Banjarmasin Terima Remisi

terasbanua.com, Banjarmasin - Di momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 Tahun, ada ribuan narapinda dan anak di Kota Banjarmasin.



Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menjelaskan pemberian remisi bagi narapidana dan anak ini sebagaimana arahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.


"Ribuan narapidana yang mendapat remisi itu dari Lapas Teluk Dalam Banjarmasin," ucap Ibnu usai mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih di Balai Kota Banjarmasin, Rabu (17/8/2022).


Tidak hanya itu, Ibnu mengungkapkan bahwa dalam pemberian remisi itu ada sebanyak 18 narapidana yang nyatakan bebas langsung.


Menurut Ibnu dengan adanya pemberian remisi ini tentu sebagai wujud bahwa nuansa kemerdekaan bisa dirasakan seluruh rakyat Indonesia tak terkecuali dengan para narapidana juga.


"Di hari merdeka mereka merdeka juga dengan pemberian remisi ini," ujarnya.


Ia menuturkan pemberian remisi pada narapidana di momentum proklamasi kemerdekaan ini merupakan kali pertama saat upacara di Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.


"Ini pertama, biasanya kan di Lapas," ujarnya.


Ia berharap kepada seluruh narapidana yang mendapat remisi untuk bisa kembali berbaur dengan masyarakat di lingkunganya.


Di samping itu, ia mengungkapkan dalam pergelaran upacara pengibaran bendera merah putih di Balai Kota Banjarmasin ini juga turut menghadirkan para narapida terorisme.


"Sekitar lima orang tadi tapi mereka tidak diberikan remisi hanya berhadir saja," katanya.


Ia mengatakan memang sengaja menghadirkan untuk menambahkan jiwa patriolisme terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Adapun Kepala Lapas Kelas II A, Banjarmasin, Herliadi menambahkan awalnya pihaknya mengajukan untuk pemberian remisi sebanyak 1.873 pada narapidana di Kota Banjarmasin. Namun yang diterima hanya 1.773 narapidana saja.


"Sedangkan RU 2 bebas itu sebenarnya ada 66 orang cuman yang bebas langsung itu 15 tapi yang lain itu masih ada subsider," paparnya.


Adapun kebanyakan narapidana yang mendapat remisi hingga dinyatakan bebas adalah narapidana yang tersandung kasus narkoba.


Di samping itu, ia berharap para narapidana yang mendapat remisi bisa untuk lebih baik lagi dari pembinaan yang di dapat dari Lapas.


"Mereka yang mendapat remisi ini salah satunya berkelakuan baik dan penilaian objektif dari petugas serta beberapa tahun ia tidak melakukan pelanggaran," akhirnya.


Sementara itu, Arbani salah satu narapidana yang menerima remisi mengaku sangat bersyukur dan bahagia bisa mendapat keberuntungan tersebut hingga hari ini dirinya telah dinyatakan bebas.


"Alhamdulillah, ini akan jadi pembelajaran saya dan menjadi lebih baik ke depannya," katanya.



Hamdiah

2 tampilan0 komentar