Di Banjarmasin Tidak Ada Razia Kartu Vaksin Saat Malam Tahun Baru

terasbanua.com, Banjarmasin - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, menekankan bahwa tidak ada razia kartu vaksin pada malam pergantian tahun baru nanti.


Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi.

Pihaknya hanya akan menfasilitasi masyarakat untuk mendapat pelayanan vaksinasi di malam pergantian yang tersebar di lima Kecamatan di Kota Banjarmasin.


"Kita siapkan di lima Kecamatan dengan 25 personel tenaga cyber dan 15 orang tenaga vaksinator yang kita siapkan nanti," ucapnya kepada awak media, Senin (27/12/2021).


Tentunya lima pelayanan vaksinasi yang disediakan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin ini di luar dari pos vaksinasi yang ada di samping Duta Mall Banjarmasin.


"Jadi kita tambah lagi," ujarnya singkat.


Adapun pelaksanaan vaksinasi di lima titik tersebut nanti dilakukan secara patroli di permukiman warga setempat. Pelaksanaannya nanti dipimpin langsung oleh Kapolresta Banjarmasin bersama Dinkes.


"Nanti keliling. Menawarkan pelayanan vaksin seperti orang jualan," ungkapnya.


Pihaknya menargetkan di penghujung tahun 2021 yang tinggal hitungan hari lagi ini. Capaian vaksinasi di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bisa tercapai sesuai harapan. Dimana saat ini capaian vaksinasi sudah di angka 74 persen.


"Kalau tidak tercapai 80 persen target semula. Paling tidak di atas 75 persen kita inginkan bisa tercapai. Itu yang kita optimalkan," terangnya.


Adapun untuk ketersediaan stok vaksin saat ini masih banyak. Ada 29 ribu dosis yang tersedia. Menurut Machli tentu ini tidak menjadi halangan untuk mengejar target capaian vaksin.


Sebelumnya, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina juga mengatakan bahwa di Kota Banjarmasin tidak melakukan rajia kartu vaksin kepada warganya.


Namun selama ini, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin hanya menyediakan pelayanan vaksinasi di tengah masyarakat. Contohnya seperti adanya pelayanan vaksinasi di kawasan objek wisata Pasar Terapung Tendean.


Bagi pengunjung wajib melakukan scan barcode ke aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki kawasan wisata. Jika pengunjung belum bervaksin maka dilarang masuk. Namun pengunjung akan diperkenankan masuk jika ingin bervaksin.


"Secara otomatis melalui PeduliLindungi bisa mendeteksi orang-orang yang sudah bervaksin ataupun tidak. Sehingga memiliki kartu vaksin itu penting," tuturnya.


(Hamdiah)

0 tampilan0 komentar