Denny Indrayana Ajukan Gugatan Pilkada Kalsel ke MK, KPU RI: Kami Sudah Siapkan Alat Bukti

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Bertandang ke kantor KPU Provinsi Kalimantan Selatan, Ketua KPU RI Arief Budiman memastikan kesiapan penyelenggara pilkada 2020 dalam menghadapi potensi adanya gugatan sengketa Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK)

Ketua KPU RI Arief Budiman (tengah, berkacamata) saat menyambangi kantor KPU Kalimantan Selatan.
Ketua KPU RI Arief Budiman (tengah, berkacamata) saat menyambangi kantor KPU Kalimantan Selatan.

Hal ini diungkapkannya, mengingat jajarannya di lingkup provinsi dan kabupaten kota saat sebelum pemungutan suara dilaksanakan sudah diwanti-wanti agar seluruh dokumen pelaksanaan disimpan dengan baik untuk dijadikan sebagai alat bukti.


“Ya, dokumen itu tersimpan dengan baik dan tidak ada yang diubah ataupun dipalsukan. Kita sudah melatih mereka jauh sebelum pelaksanaan pada 9 Desember lalu,” ucap Arief Budiman saat menyambangi kantor KPU Kalimantan Selatan.


Arief menambahkan, seluruh dokumen pelaksanaan Pilkada yang dijadikan sebagai alat bukti ini tentunya menjadi pertanggungjawaban sebagai penyelenggara ketika menghadapi proses persidangan sengketa di MK.


“Jika ada sengketa Pilkada, kami tentu sudah siapkan personel dengan alat bukti sejak awal sebagai pertanggungjawaban kami dengan publik,” pungkasnya.


Sekadar diketahui, Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan nomor urut 2, Denny Indrayana - Difriadi bakal mengajukan gugatan sengketa Pilkada ke Mahkamah Konstitusi.


Alasan bertandang ke Jakarta ini lantaran Denny merasa ada kejanggalan dalam proses pemilihan gubernur Kalimantan Selatan. Denny mencurigai adanya kecurangan dalam penghitungan suara hasil Pilkada Kalsel.


Atas dasar ini kubu dari Denny Indrayana menyebut bahwa gugatan tersebut akan didaftarkan paling lambat pada Selasa mendatang, 22 Desember 2020.


(Ri)

10 tampilan0 komentar