Datangi Partai Golkar Kalsel, DPD ORGANDA Kalsel Pertanyakan Salah Satu Oknum Anggota Dewan Demo

terasbanua.com, Banjarmasin - DPD Organisasi Angkutan Darat (ORGANDA) Kalsel mendatangi Kantor DPD Partai Golkar Kalsel dalam rangka mempertanyakan perihal oknum diduga anggota dari partai tersebut yang turut menjadi MC Orator aksi tutup jalur khusus dan hapus subsidi BBM Solar. Rabu (10/8/2022).



Pertemuan ini diketahui adalah langkah lanjutan dari DPD Organda Kalsel setelah audiensi tentang jalur khusus dan BBM Solar di Gedung Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, pada Rabu (3/8/2022).


Dari pantauan dilapangan, Perwakilan DPD Organda Kalsel bersilaturahmi ke DPD Partai Golkar Kalsel untuk meminta klarifikasi sikap partai terkait penyampaian aspirasi JPT beberapa minggu lalu yang meminta mencabut BBM solar bersubsidi.


Hal tersebut dilakukan karena Organda Kalsel keberatan dengan adanya intervensi orasi dari oknum anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Partai Golkar, yaitu Sukhrowadi.


Ketua DPD ORGANDA Kalsel Edi Sucipto mengatakan bahwa hal tersebut tidak dapat dibiarkan begitu saja karena akan sangat menciderai kepercayaan masyarakat terhadap intansi DPRD Kota dan Partai itu sendiri.


"Ini untuk pembelajaran bagi kita semua, agar tidak ada lagi kedepan intervensi dari anggota Dewan. Maka dari itu disayangkan jika hal tersebut tidak ada sanksi," tutur Ketua DPD ORGANDA Kalsel.


"Selain itu anggota kami juga banyak yg tidak terima, maka dari itu kedatangan ini juga merupakan untuk pelajaran kepada anggota Organda tentang cara berpolitik yang santun untuk memecahkan masalah," lanjutnya.


Selain itu, ia mengungkapkan pertemuan tersebut juga untuk mempertegas sikap golkar atas kejadian tersebut dan kini pihaknya mengerti jika partai Golkar hanya mendukung serta selalu memperjuangkan masyarakat kecil.


"Kita sempat berpikiran kalau Golkar berpihak ke orang yang curang. Kini kami temui dan ternyata tidak, ternyata masih tetap mendukung masyarakat kecil," ungkapnya.


Ia mengatakan apa yang disampaikan pihaknya ke DPD Partai Golkar adalah hal yang wajar untuk menegur oknum anggota dewan yang dirasa etikanya kurang pas dan tidak sesuai aturan yang ada.


"Kami hanya sekedar memberikan masukan saja. Apa yang dilakukan oleh partai kita juga tidak punya hak untuk intervensi," ucap Edi.


Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Kalsel Puar Junaidi mengucapkan terimakasih atas kedatangan dari Organda Kalsel.


Ia menjelaskan bahwa apa yang disampaikan adalah bentuk kontrol organisasi masyarakat kepada salah satu kader partai yang saat ini duduk di DPRD Kota karena dinilai pihak organda sudah melakukan perbuatan tidak etis sebagai wakil rakyat.


"Sehingga mereka meminta pertanggungjawaban atas tindakan-tindakan yang dilakukan oleh kader partai. Namun, kita sudah menyampaikan bahwa untuk melakukan tindakan kepada seorang anggota partai itu kita memiliki mekanisme dan aturan organisasi baik di AD/ART," terang Wakil Ketua Bidang Pemenang Pemilu Partai Golkar Kalsel.


Puar mengungkapkan dalam internal partai Golkar terdapat mahkamah partai. Sehingga pihaknya tidak dapat membuat sebuah keputusan yang berimplikasi atau perbuatan berdampak tindakan salah dalam mengambil keputusan itu.


"Semua aspirasi yang Organda sampaikan kita tampung dan nanti akan kita pelajari, evaluasi serta meminta lembaga hukum di partai untuk melakukan kajian-kajian terkait atas ucapan anggota DPRD tersebut," tutupnya.


(Krisna)

3 tampilan0 komentar