Data Lansia Tidak Singkron dengan KPC-PEN, Ibnu Ingin Validasi Data

terasbanua.com, Banjarmasin - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan bahwa akan melakukan validasi data para lanjut usia (lansia) yang ada di Banjarmasin.



Pasalnya, data lansia yang menjadi sasaran vaskinasi di Banjarmasin tidak singkron dengan data milik Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).


"Jadi kita harus sanding data. Makanya kemarin secara resmi kami menulis surat kepada Pak Dirjen di Kemenkes untuk menvalidasi data kita dengan KCP-PEN yang jumlahnya 45 ribu sekian untuk target lansia," ucap Ibnu, Kamis (17/2/2022).


Lebih lanjut, Ibnu menjelaskan bahwa berdasarkan dari hasil pendataan di tingkat Kelurahan. Jumlah keseluruahan lansia ada sekitar 38 ribu jiwa.


"Hampir 9.500 lebih perbedaan angka dan ini akan berpengaruh persentasenya," tuturnya.


Menurutnya, jika dilihat dari jumlah data validasi di Kelurahan. Maka capaian vaksinasi lansia sudah melebihi target yakni di angka 62,8 persen.


Adapun dari data KCP-PEN, jumlah persentase capaian vaksinasi lansia masih di sekitar angka 49 persen.


"Makanya penting untuk memvalidasi data itu," ujarnya.


Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa untuk data kematian warga di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Banjarmasin dalam setahun terakhir belum diperbaharui.


"Dalam setahun terakhir Dukcapil menyampaikan mereka tidak mencoret orang-orang yang meninggal dunia. Sementara Lurah mencatat, karena surat keterangan meninggal ada di Kelurahan," akhirnya.


Diketahui, saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus gencarkan vaksinasi pada warga lansia dengan mengoptimalkan peran Tiga Pilar Banjarmasin dalam menyukseskan program pemerintah tersebut.


(Hamdiah)

10 tampilan0 komentar