• Krisna

Dari PSBB Hingga PPKM Level 4, Ini Istilah Pemerintah Selama Pandemi

terasbanua.com, Banjarmasin - Selama pandemi Covid 19 sudah melanda di Indonesia, pemerintah sudah beberapa kali bolak-balik mengganti istilah berbeda dalam penanganannya.

Sosialisasi pembatasan mobilisasi masyarakat oleh Polresta Banjarmasin.
Sosialisasi pembatasan mobilisasi masyarakat oleh Polresta Banjarmasin.

Dimulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku pada 10 April 2020 lalu hingga yang terbaru istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Untuk memahami perbedaan dalam setiap istilah yang digunakan pemerintah tersebut, begini rangkuman secara singkatnya:


1. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)


PSBB merupakan peraturan yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19 agar bisa segera dilaksanakan di berbagai daerah. Aturan mengenai PSBB tercatat dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020.


Pembatasan tersebut meliputi peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum, pembatasan kegiatan sosial budaya, pembatasan moda transportasi dan pembatasan kegiatan lainnya.


Diketahui Provinsi pertama yang menerapkan PSBB adalah DKI Jakarta yakni sejak 10 April 2020.


2. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Bali


PPKM Jawa-Bali merupakan aturan baru pengganti istilah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Aturan ini diterapkan di sejumlah daerah Jawa Bali dengan tingkat penyebaran Covid-19 tinggi.


PPKM Jawa Bali diterapkan pada 11 Januari 2021. Kebijakan tersebut meliputi pemberlakukan bekerja dari rumah atau WFH 75 % serta belajar secara daring.


Kemudian 100% WFO di sektor esensial dan kapasitas tempat ibadah maksimal 50%. Selain itu pembatasan jam operasi dan pengurangan kapasitas pengunjung, hingga aturan perjalanan menggunakan PCR/antigen.


3. PPKM Mikro


Kurang efektif menekan laju penularan covid-19 di Indonesia. Pemerintah pusat kemudian memberlakukan PPKM beskala mikro yang mulai diterapkan pada 9 -22 Februari 2021.


Strategi penanganannya berbasis komunitas masyarakat hingga unit terkecil di level RT/RW dan kemudian pemerintah menambah cakupannya hingga daerah luar Jawa-Bali.


Pekerja yang bekerja di kantor dibatasi hanya 50%. Pusat perbelanjaan atau mal boleh beroperasi hingga pukul 21.00 wib, kapasitas makan di restoran atau dine-in dibatasi maksimal 50% dan Kapasitas rumah ibadah dibatasi maksimal 50 %.


4. Penebalan PPKM Mikro


Berlaku sejak 22 Juni-5 Juli 2021 usai lonjakan covid 19 usai libur lebaran.


Dalam penebalan PPKM Mikro meliputi dine-in maksimal 25% dari kapasitas, WFO dibatasi maksimal 25% bagi kantor di zona merah, larangan operasional tempat ibadah dan sekolah tatap muka di zona merah.


5. PPKM Darurat


PPKM Darurat berlaku 3-20 Juli 2021 di Jawa-Bali dan disusul PPKM Darurat luar Jawa-Bali pada periode 12-20 Juli.


Yang diatur yakni penutupan kegiatan ibadah, fasilitas umum, hingga seni dan budaya. Kemudian restoran hanya melayani take away (bawa pulang), pusat perbelanjaan, pasar swalayan dan pasar tradisional beroperasi hingga pukul 20.00 wib. Seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring, hingga sektor non-esensial bekerja di rumah 100 %.


Selain itu, untuk perjalanan yang menggunakan transportasi jarak jauh seperti pesawat, bus dan kereta api, maka mereka harus menunjukkan kartu vaksin.


Khusus untuk perjalanan dengan pesawat, selain kartu vaksin, penumpang juga harus mengantongi hasil tes swab PCR dengan batas waktu H-2. Sedangkan penumpang untuk moda transportasi jarak jauh lainnya, seperti laut dan darat, bisa menunjukkan dokumen tes Antigen dengan batas waktu H-1.


6. PPKM Level 4


Pemerintah baru-baru ini mengganti istilah PPKM Darurat, kebijakan tersebut diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2021.


PPKM Level 4 berlaku hingga 25 Juli 2021. Secara umum, aturan itu masih menerapkan berbagai pembatasan yang berlaku selama PPKM Darurat.


(Krisna)

40 tampilan0 komentar