Dapat Izin BPOM, Kadinkes : Masih Menunggu Juknis Pelaksanaan Vaksinasi Anak di Bawah Umur 12 Tahun

terasbanua.com, Banjarmasin - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI baru saja mengeluarkan izin terkait pengunaan vaksin jenis Sinovac yang aman untuk anak di umur 6-11 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin mengaku masih menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) dari Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan untuk memulai pelaksanaan vaksinasi pada anak di bawah umur 12 tahun.


"Pak Menteri Kesehatan sudah memberikan warning bahwa itu akan kita mulai pada bulan Januari di 2022 nanti," ucapnya saat ditemui awak media di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Selasa (2/11/2021).


"Mengenai berapa dosis yang diberikan untuk anak-anak itu masih belum disampaikan secara teknis. Jadi masih kita tunggu," sambungnya.


Menurut Machli, diperbolehkan anak-anak mendapat suntikan vaksin tentu merupakan kabar baik. Mengingat makin banyak sasaran vaksinasi maka penyebaran virus Covid-19 pun semakin kecil terjadi.


Machli membeberkan agar pelaksanaan vaksinasi anak di bawah umur 12 tahun nantinya bisa tercapai dengan cepat. Maka kegiatan vaksinasi akan digelar di setiap sekolah.


"Kita akan memvaksin sasaran tersebut melalui sekolah-sekolah nantinya dengan bersinergi dengan Dinas Pendidikan," bebernya.


Adapun untuk jumlah anak yang akan menjadi target vaksinasi ini. Machli mengungkapkan bahwa masih berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Banjarmasin.


Apakah ada syarat khusus untuk anak yang hendak bervaksin?


Menurut Machli persyaratannya tidak jauh berbeda dengan orang dewasa yakni harus dalam kondisi sehat, tidak punya penyakit yang jadi kontraindikasi dalam pemberian vaksin, serta tidak menjalani perawatan kemoterapi.


"Anak anak perlu kartu keluarga secara administrasinya," akhirnya.


(Hamdiah)

0 tampilan0 komentar