Dampak Banjir Ratusan Jiwa Terpaksa Mengungsi, 21 Meninggal, 6 Dilaporkan Hilang

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (20/1/2021) tercatat 11 kabupaten/kota terdampak bencana banjir.

Dampak Banjir Ratusan Jiwa Terpaksa Mengungsi, 21 Meninggal, 6 Dilaporkan Hilang
Dampak Banjir Ratusan Jiwa Terpaksa Mengungsi, 21 Meninggal, 6 Dilaporkan Hilang

Kabupaten/Kota tersebut, di antaranya Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tanahlaut, Kota Banjarmasin, Kabupatenhulu Sungai Tengah, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Hulusungai Selatan, Hulusungai Utara dan Kabupaten Batola.


Dari musibah banjir tersebut, sebanyak 199.778 Kepala Keluarga dengan  342.224 jiwa terdampak musibah banjir.

Dampak banjir masih berdasarkan data BPBD Kalsel, Kabupaten Hulusungai Selatan terdapat 6.690 jiwa, Kabupaten Tapin 4.927 jiwa, Kota Banjarbaru 4.927 jiwa, Kota Banjarmasin 51.453 jiwa, Kabupaten Banjar 129.226 jiwa, Kabupaten Tabalog 770 jiwa, Kabupaten Hulusungai Tengah 57.624 jiwa, Kabupaten Balangan 19.100 jiwa, Kabupaten Hulusungai Utara 24.748 jiwa, Kabupaten Tanahlaut 27.815 jiwa, dan Kabupaten Baritokuala 19.142 jiwa.


Selain itu, terdapat 66.768 rumah yang terendam dan rusak hingga menyebabkan 74.683 jiwa yang terpaksa mengungsi di posko-posko pengungsian terdekat.


Adapun fasilitas lainnya yang terendam dan rusak, di antaranya 110 tempat ibadah, 21 Jembatan, 76 sekolah, dan 18.294 meter jalan raya.

Korban meninggal dunia sebanyak 21 orang. 3 orang di antaranya dari Kabupaten Banjar, 7 orang dari Kabupaten Tanahlaut, 1 dari Kota Banjarbaru, 9 dari Kabupaten Hulusungai Tengah, dan 1 dari Kabupaten Tapin. Juga dilaporkan 6 orang hilang akibat banjir kali ini.


Sebelumnya, dinihari ini tadi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, kembali memantau situasi terdampak banjir di beberapa titik pemukiman sekaligus menyalurkan bantuan bahan pokok seperti besar, telur, dan air minum  ke titik yang sulit terjangkau. Salah satunya di Kampung Simpang Limau RT 8, Kelurahan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur.


Kedatangannya pun tak diketahui banyak warga. Hanya beberapa dari mereka yang masih terjaga di tengah malam yang tak menyangka kehadiran Paman Birin sapaan akrabnya, ditemani beberapa orang ke lokasi banjir yang cukup parah.


"Kita mengirim daerah Sungai Lulut Dalam. Kabarnya sudah seminggu hampir separuh disini terendam. Kita membawa sembako mudah mudahan bermanfaat. Mereka sangat membutuhkan hal (bantuan) seperti ini darimana saja," ucap Paman Birin usai membagikan bantuan yang berlangsung hingga dini hari.


(Hamdiah)

5 tampilan0 komentar