• Krisna

BNNP Kalsel Berhasil Gagalkan Peredaran 5 Kg Sabu, Satu Kurirnya Pecatan TNI

terasbanua.com, Banjarmasin - Dua orang kurir sabu berhasil diamankan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan pada Kamis (4/2/2021) di Jalan Sukamara, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

BNNP Kalsel ungkap kasus kepemilikan sabu seberat lebih dari 5 kg. Foto : Krisna
BNNP Kalsel ungkap kasus kepemilikan sabu seberat lebih dari 5 kg. Foto : Krisna

Pelaku diketahui berinisial JW (30) dan AJ (22), dimana diketahui JW sebelumnya merupakan pecatan dinas militer, penangkapan kedua pelaku tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat yang masuk ke BNNP Kalsel.


"Petugas mendapatkan informasi bahwa kedua terlapor sering melakukan peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Banjarbaru," ucap Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Pol Jackson Arison Lapalonga, saat press release Senin (8/2/2021).


"Mendapatkan informasi tersebut, kami langsung bergerak melakukan proses penyelidikan hingga didapat ciri-ciri orang yang akan melakukan transaksi narkoba," terang Kepala BNNP.


Tim yang dipimpin Kasi Penyidikan BNNP Kalsel Kompol Yanto Suparwito bersama anggota Bidang Pemberantasan kemudian melakukan pengamatan di sekitar lokasi yang diinfokan.


"Saat itu didapati oleh petugas ada dua tersangka mengendarai sepeda motor berhenti di depan Indomaret Jalan Sukamara dengan gerak-gerik yang mencurigakan," ungkapnya.


Petugas yang sudah curiga pun mendatangi pelaku dan melakukan proses penggeledahan. Kecurigaan petugas terbukti benar, dari penggeledahan tersebut ditemukan sejumlah barang bukti antara lain sebanyak 20 paket sabu dengan berat 5.047 gram atau 5 kg yang disimpan pelaku dalam jok sepeda motor yang telah terparkir.


Brigjen Pol Jackson Arisaon Lapalonga memastikan pihaknya akan melakukan pendalaman kasus, karena terindikasi masih ada jaringan yang lebih besar lainnya.


"Kasus akan terus kami dalami karena ada indikasi jaringan peredaran besar yang akan masuk ke provinsi Kalsel," tuturnya.


Sementara itu, dari pengakuan kedua pelaku diketahui mereka baru pertama kali melakukan hal tersebut, mereka menerima perintah dari seseorang yang tidak mereka kenal melalui telepon untuk mengambil narkoba. Untuk kemana barang dibawa belum diketahui termasuk untuk upah yang dijanjikan juga belum diterima karena keburu ditangkap.


(Krisna)

19 tampilan0 komentar