Bernasib Malang, Bayi Mungil Asal Sungai Miai Alami Kebocoran Ginjal

terasbanua.com, Banjarmasin - Nasib malang menimpa seorang bayi mungil yang baru berusia lima bulan di Kota Banjarmasin.



Diketahui sekarang ini, bayi berjenis kelamin perempuan itu terpaksa harus menjalani perawatan insentif di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh karena mengalami ginjal bermasalah.


"Sudah satu bulan lebih dirawat dan karena kondisi itu anak saya harus mengunakan oksigen," ungkap Raudah (36), Ibu dari anak tersebut yang merupakan warga Sungai Miai, Senin (8/8/2022).


Ia menjelaskan dari keterangan dokter sendiri yang merawat menyatakan bahwa anaknya tengah mengalami sindrom nefrotik atau kerusakan pada ginjal yang menyebabkan kadar protein di dalam urine meningkat. Hingga menyebabkan kebocoran pada bagian ginjal yang berfungsi menyaring darah.


Sebelumnya, ia mengaku telah melahirkan anak kembar dengan kondisi prematur dan beratnya 1,2 hanya kilogram saja. Namun salah satu anaknya meninggal dunia.


“Dia terlahir kembar, namun satunya sudah meninggal dunia sesudah pulang ke rumah beberapa hari,” tuturnya.


Sekarang ini, dirinya juga tengah melakukan Tes IGRA untuk pemeriksaan TBC di Puskesmas terdekat sesuai dari saran dokter yang merawatnya. Mengingat ia sempat mengalami salah satu gejala penyakit TBC.


"Masih nunggu hasil karena kemarin sempat batuk," katanya.


Di samping itu, ia mengaku tidak memiliki riwayat penyakit seperti yang di derita anaknya dan anak-anak lainnya kondisinya juga sehat.


Diketahui, Ibu dari empat orang anak ini hanya lah seorang penjual roti gembong di depan rumah. Sedangkan untuk suaminya tidak bekerja.


Tentunya saat anaknya menjalankan perawatan di rumah sakit, dirinya dan suaminya sempat kebingungan dengan biaya yang akan dibayar.


Namun kini cukup terbantu dengan adanya BPJS gratis dan Jamkesda yang ia miliki. Karena sebelumnya, ia memiliki tunggakan pembayaran BPJS lantaran tidak memiliki biaya untuk membayar.


“Sekarang untuk biaya medis sudah ada yang bayar, jadi tinggal biaya kesehariannya saja,” ungkapnya.


Sementara itu, Lurah Sungai Miai, Gusti Ikromi Akbar menuturkan usai mendapat laporan ada salah satu warganya yang harus menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh karena penyakit diderita cukup parah. Pihaknya pun langsung turun tangan untuk menemui kedua orang tua dari sang anak.


"Sudah kami jenguk dan kita berikan bantuan semampunya untuk kebutuhan sehari-harinya, karena kondisi kedua orang tuanya yang tidak bekerja sebab harus fokus menjaga anaknya di rumah sakit," tuturnya.


Ikrom juga berharap seluruh masyarakat bisa ikut membantu keluarga kecil ini, mengingat kondisi mereka yang sekarang ini tidak memiliki penghasilan usai merawat anaknya di rumah sakit.


"Karena selain anaknya yang sakit, ada tiga anak yang harus dibiayai juga. Dua diantaranya masih sekolah. Makanya saya sangat berharap masyarakat yang peduli bisa ikut serta membantu," akhirnya.



Hamdiah

4 tampilan0 komentar