• Krisna

Bermodus Bisa Gandakan Uang, Lima Orang Penipu Ditangkap Polisi

terasbanua.com, Banjarmasin - Lima orang pelaku penipuan dengan modus penggandaan uang di Kota Banjarmasin berhasil diringkus oleh petugas gabungan kepolisian. Lima orang tersebut diketahui berinisial AJ (45), MAR (50), KA (53), ES alias Hamang (54) dan MR (41).

Lima pelaku penipuan modus penggandaan uang yang berhasil diamankan petugas gabungan.

Petugas gabungan dari Satreskrim Polresta Banjarmasin dan Polsek Banjarmasin Selatan, dibantu Resmob Polda Kalsel, Jatanras Polresta Banjarmasin, Timsus Polresta Banjarmasin, Jatanras Polres Banjar, Jatanras Polres banjarbaru, Jatanras Polres Tapin dan Polsek Gambut.


"Kelima pelaku berhasil kami tangkap pada Kamis (12/8/2021) lalu di tempat yang berbeda-beda," ungkap apolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan melalui Kasatreskrim Polresta Banjarmasin Kompol Alfian Tri Permadi. Sabtu (14/8/2021).


Kasatreskrim Polresta Banjarmasin Kompol Alfian Tri Permadi mengatakan bahwa awalnya antara korban berinisial MN (58) dengan pelaku ES sudah ada saling berhubungan melalui HP.


Mereka melakukan pembicaraan tentang penggandaan uang dengan cara di oles minyak dan selanjutnya terjadi kesepakatan untuk bertemu 1 minggu yaitu pada Rabu (11/8/2021) lalu sekitar pukul 17.00 Wita di Hotel Kharisma.


"Setelah acc untuk bertemu korban bersama istri dan anaknya kemudian mendatangi lokasi perjanjian untuk menemui orang yang di duga pelaku ES alias Hamang," terang Kasatreskrim Polresta Banjarmasin.


"Dan di dalam ruang kamar hotel Kharisma nomor 205 terjadilah transaksi penyerahan uang sebanyak Rp. 100.000.000 dari korban ke pelaku," lanjutnya.


Korban lalu melakukan ritual dengan mengolesi uang tersebut dengan minyak dengan dijanjikan bahwa uang tersebut menjadi berlipat ganda, kemudian korban di suruh untuk mengambil batu kerikil ke lantai bawah hotel dan naik kembali ke kamar.


Selanjutnya, pelaku memberikan kantongan plastik yang dikatakan bahwa isinya adalah uang namun tidak boleh dibuka sebelum sampai rumah, korban yang percaya mengikuti arahan pelaku. Namun apes, saat korban pulang dan membuka bungukusan tersebut, ternyata dirinya telah ditipu. Isi bungkusan itu hanyalah potongan kertas.


"Korban yang mengalami kerugian sebesar Rp. 100.000.000, akibat peristiwa tersebut, selanjutnya melaporkan ke Polsek Banjarmasin Selatan guna diproses sesuai hukum," ucapnya.


Berdasarkan hasil introgasi terhadap kelima pelaku tersebut. Diketahui, aksi tersebut dijalankan oleh 6 orang dengan peran yang berbeda beda.


Pelaku ES yang diketahui adalah eksekutor mendapatkan bagian uang sebanyak Rp. 32.000.000,. Pelaku KA yang menunggu dimobil mendapatkan bagian sebanyak Rp. 6.000.000,. Pelaku MAR yang bertugas sebagai sopir mendapat sebanyak Rp. 12.000.000,.


MR yang berperan menukar dan mengambil uang mendapatkan uang sebesar Rp. 17.000.000, dan AJ mendapat Rp. 11.000.000, atas tugasnya yang membujuk korban agar jatuh ke dalam aksi mereka.


Untuk kelima pelaku tersebut sudah diamankan di Mapolresta Banjarmasin guna proses hukum lebih lanjut. Namun, diungkapkan oleh Kapolsekta Banjarmasin Selatan Kompol Yopie Andri Haryanto bahwa pihaknya sekarang tengah memburu satu orang pelaku lagi.


"Satu orang pelaku masih kami buru," pungkasnya.


(Krisna)

24 tampilan0 komentar