Berawal Dari Hobi Berbuah Rezeki, Koleksi Sepatu Menjadi Peluang Bisnis

terasbanua.com, Banjarmasin - Toko sepatu brand lokal dengan nama Nanda Alfatih Shoes yang bertempat di Jalan Kampung Melayu Darat, Ruko No 91A Banjarmasin. Terlihat buka seperti biasanya, dari pukul 11 pagi hingga 9 malam.

Terry Tabitha, pemilik toko Nanda Alfatih Shoes, terlihat merapikan beberapa sepatu-sepatu yang terpajang di tokonya. Foto : Hamdiah

Saat memasuki toko sepatu tersebut, pembeli disambut baik oleh pemilik toko dan langsung disuguhkan berbagai sepatu brand lokal yang telah terpajang di setiap sudut toko.


Jika diperhatikan brand sepatu lokal yang ditawarkan di toko ini cukup banyak seperti Ventela, Wariior, Gozeal, Brodo, Czar, Johnson dan berbagai brand lokal lainnya.


Bukan hanya sepatu saja. Bahkan beberapa tas yang juga merupakan brand lokal menggantung cantik dekat pajangan sepatu tersebut.


Sebelum adanya toko sepatu Nanda Alfatih Shoes ini. Pemiliknya yang masih sangat muda tersebut mengaku awal mula merintis usahanya, hanya menjajakan dagangannya melalui online dengan memanfaatkan media sosial dan teman-temannya untuk mempromosikan usahanya tersebut.


"Awalnya cuman jadi reseller salah satu dan hanya dijual satuan dengan satu brand saja. Dibantu teman dan media sosial untuk promosi," ucapnya sembari menunjuk salah satu sepatu yang merupakan brand lokal pertama yang ia jual.


Gadis muda nama lengkap Terry Tabitha mengaku dirinya merupakan pencinta sneakers dan suka mengoleksi berbagai brand sepatu terutama brand lokal.


Tak heran mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini selalu dicerca pertanyaan oleh teman-temannya setiap kali mengunakan sepatu miliknya. Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut tumbuhlah inisiatif untuk membuka usaha sendiri.


"Berawal dari teman-teman suka tanya sepatu-sepatu yang aku pakai. Katanya bagus beli di mana dan itu sering banget. Jadi aku mikir kenapa gak aku coba jualan apalagi sepatu brand lokal waktu itu sudah mulai banyak diminati," katanya sambil mengingat-ngingat awal mula bisnis yang ia rintis hingga sekarang ini.


Pandemi Covid-19 yang melanda sejak Maret tahun lalu membuat dirinya yang masih berumur 20 tahun tersebut semakin menekuni bisnisnya. Pasalnya perkuliahan  dilakukan secara online di rumah.


"Disela-sela kuliah online saya sempatkan untuk berjualan dibantu Ibu saya. Alhamdulillah aktivitas seperti ini tidak terlalu menganggu. Bisnis maupun perkuliahan saya tetap berjalan," tutur Terry sapaan akrabnya.


Harga yang ditawarkan pun cukup mengiurkan karena sepatu yang dijual di Nanda Alfatih Shoes ini mematok harga yang lebih murah dibandingkan toko lainnya.


"Toko ini main diharga makanya dapat bersaing dengan toko lainnya. Harga yang kita tawarkan lebih murah misalnya 250 ribu di toko lain di toko ini hanya 220 ribu saja," ujar sembari menunjukan label harga sepatu.


Setahun sudah menjalankan bisnis sepatu brand lokal ini diakui Terry tidaklah mudah. Pasti ada turun naiknya, mengingat dirinya yang tidak memiliki pengalaman berbisnis awalnya. Apalagi pasca-banjir yang melanda Kota Banjarmasin beberapa waktu lalu juga membuat bisnisnya sempat tersendat.


"Setiap bisnis pasti ada turun naiknya lah. Gimana cara kita tetap bertahan saja lagi. Apalagi saat banjir itu toko tutup selama tiga hari. Jadi saya hanya jualan online dan itu pun pengantaran tidak mudah karena hampir semua jalanan tergenang air," jelasnya.


Dari kerja keras yang giat dalam mengembangkan bisnis miliknya tersebut. Akhirnya membuahkan hasil. Kini ia sudah memiliki beberapa reseller di berbagai kota/kabupeten di Kalimantan Selatan.


"Alhamdulillah sudah ada reseller di Nanda Alfatih Shoes di beberapa daerah yakni Sampit, Kota Baru, Banjarbaru dan agennya di sini Banjarmasin," terangnya.


(Hamdiah)

17 tampilan0 komentar