Berantas Peredaran Minol Ilegal, Ibnu Sina Tak Segan Cabut Izin Usaha Bagi Cafe Jual Minol

terasbanua.com, Banjarmasin - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menegaskan bahwa tidak segan akan mencabut izin usaha bagi cafe yang kedapatan menjual minuman beralkohol (minol) dengan kadar melebihi lima persen.



Pasalnya, secara ketentuan cafe tidak diperbolehkan menjual minol. Melainkan makanan dan minuman biasa sebagai tempat bersantai.


"Kalau ada berarti itu penyalahgunaan tempat. Itu perlu kita awasi bersama-sama," ucap Ibnu, Kamis (1/9/2022) kemarin.


Ia mengajak seluruh masyarakat apabila ada cafe yang terdapat menjual minol melebihi ketentuan untuk melaporkan agar segera ditindaklanjuti.


"Jika benar otomatis kita cabut," ujarnya.


Adapun mengenai revisi pengesahan Peraturan Daerah (Perda) No 17 Tahun 2012 tentang Retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol yang masih gantung.


Ia menegaskan bahwa petugas tetap bisa melakukan penertiban pada peredaran atau penjualan minol yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku.


Untuk saat ini Perda tersebut masih perlu dipertimbangkan kembali. Mengingat Perda tersebut cukup menimbulkan perdebatan.


"Kalau kita ketok palu artinya kita melegalkan penjualan itu. Makanya saya tidak melegalkan itu. Entah nanti dicabut atau perlu duduk bersama lagi mengenai Perda itu," pungkasnya.


Sebelumnya, Polresta Banjarmasin berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras tanpa izin edar dari hasil razia sepekan yang dilakukan.


Pemusnahan yang dilaksanakan di Halaman Polresta Banjarmasin pada Kamis (1/9/2022) kemarin dan turut disaksikan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin.



Hamdiah

3 tampilan0 komentar