• Krisna

Bencana Banjir Kalsel, Rifqi Nizami Minta Kemen PUPERA Selesaikan Persoalan Drainase

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Setelah sebelumnya mengirim surat perihal penanganan bencana banjir, Anggota Komisi V DPR RI Dapil Kalsel I, H. Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menyampaikan rasa terimakasih kepada Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), karena tmemberikan respon atas bencana yang melanda Kalimantan Selatan saat ini.

Anggota DPR RI saat meninjau kerusakan infrastruktur jalan di Kalsel akibat banjir

"Alhamdulillah, kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Jokowi karena telah memberikan respon dan perhatian sekaligus empatinya kepada Kalimantan Selatan dengan menyatakan menurunkan tim terpadu untuk menyelesaikan persoalan banjir di Kalsel ini," ucap Rifqinizamy Karsayuda, Sabtu (16/1/2021).


Ia mengatakan adanya perubahan iklim yang ekstrim saat ini. Hal tersebut paling berkontribusi dalam persoalan bencana banjir yang terjadi di Kalsel karena sebelumnya tidak pernah seperti sekarang.


"Kalau kita mencari akar permasalahan banjir, saya ini besar, lahir, berkeja di Kalsel sebelum menjadi anggota DPR RI dan hampir selama 40 tahun sepertinya baru kali ini bencana banjir luar biasa besarnya," tuturnya.


"Kita ketahui beberapa wilayah Kalsel topografi nya berada di bawah permukaan air laut, misalnya kota Banjarmasin biasa air masuk ke kota, kemudian hitungan beberapa saat landai kembali ke laut, karena air lautnya tidak pasang tinggi seperti sekarang," tambahnya.

Menurutnya alih fungsi lahan juga sedikit banyak berkontribusi dalam bencana banjir dan sudah meminta kepada Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) termasuk Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mencermati persoalan ini.


"Saya sudah berkoordinasi dengan teman-teman dapil Kalsel dari komisi lain untuk turut serta menggerakkan mitra kerja nya di tingkat pusat untuk mengurangi persoalan ini agar kemudian masalah banjir tidak terjadi lagi," Ungkapnya.

Rifqi menjadikan hal tersebut sebagai pelajaran dan ikhtiar ke depan untuk memetakan berbagai macam saluran air terutama di daerah perkotaan di mana ribuan penduduk dan permukiman sekarang semakin tinggi.


"Drainase mungkin harus kita benahi, karena itu saya sudah meminta kepada saudara-saudara di Direktorat Jendaral Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) untuk bekerja memetakan persoalan di Kalsel," pungkasnya.


(Krisna)

8 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua