• Krisna

Bencana Banjir, Anggota DPR RI Sampaikan Aspirasi Masyarakat Kalsel Ke Presiden RI

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Banjir di Kalimantan Selatan yang kini semakin parah, Anggota Komisi V DPR RI (Insfrastruktur, Perhubungan, Desa, MKG dan SAR) Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengirimkan surat perihal Penanganan Bencana Banjir di Kalsel kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) pada Jum'at (15/1/2021).


"Tadi pagi telah saya layangkan surat kepada Presiden RI perihal Bencana Banjir di Kalsel," ucap Rifqi Karsayuda di postingan akun Instagramnya bang.haji.rifqi.


Ia mengungkapkan ini merupakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Anggota DPR/MPR-RI untuk menyampaikan sapirasi masyarakat yang sekarang sedang terdampak karena bencana banjir tersebut.


"Salah satu sumpah jabatan saya selaku Anggota DPR/MPR-RI adalah menyampaikan aspirasi masyarakat dan daerah pemilihan, ini merupakan tugas dan tanggung jawab konstitusional saya," ungkapnya.


"Saya berharap semoga dengan adanya surat ini, Presiden dapat segera memberikan atensi dan penanganan yang komprehensif dan cepat atas musibah ini, karena kemampuan segala sumber daya di daerah untuk sekarang amat terbatas untuk menangani hal tersebut," tambahnya.


Untuk diketahui dalam surat yang menyatampaikan aspirasi masyarakat tersebut berisi sebagai berikut.


Atas nama masyarakat Kalimantan Selatan, selaku anggota DPR/MPR-RI Daerah Pemilihan Provinsi tersebut, izinkan saya menjalankan tugas konstitusional untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dan daerah pemilihan saya kepada bapak perihal terjadinya bencana banjir yang amat masif di Provinsi ini beberapa waktu terakhir.


Bencana tersebut melanda hampir seluruh wilayah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dengan area yang paling terdampak berada di kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tapin, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan dan Balangan. Dari daerah daerah tersebut Kabupaten Banjar, Kabupaten Hulu Sungai Tengah dak Kabupaten Tanah Laut merupaka daerah yang sangat parah kondisinya, hingga melumpuhkan sebagian besar aktivitas warga setempat.


Sampai saat ini, jumlah masyarakat yang menjadi korban sebanyak 73.597 orang, berdasarkan data Pemprov Kalsel dan akan terus bertambah, mengingat intensitas hujan yang masih sangat tinggi, serta naiknya permukaan air laut dan sungai di daerah ini, sebagaimana data yang dilansir oleh BMKG.


Selain persoalan penanganan pengungsian, baik tempat, logistik dan kebutuhan pokok lainnya, evakuasi warga dan lain lain, bencana ini juga menghancurkan insfrastruktur vital di Kalsel, seperti rusaknya, bahkan putusnya beberapa jalan dan jembatan di poros jalan nasional yang menjadi akses utama ke seluruh wilayah Kalsel, bahkan Kaltim dan Kalteng.


Berdasarkan hal tersebut diatas, saya memohon dengan segala kerendahan hatihati, agar bapak memberikan perhatian dan tindakan yang cepat dari pemerintah pusat untuk menangani seluruh aspek akibat bencana banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan ini. Tindakan dari Pemerintah Pusat amat penting ditengah sangat terbatasnya sumber daya yang dimiliki Pemerintah Daerah setempat.


Demikian disampaikan, atas perhatian, perkenan dan kerjasama dari Bapak Presiden, kami haturkan banyak terimakasih.


(Krisna)

38 tampilan0 komentar