• Krisna

Beli Nasi Goreng, Seorang Mahasiswa Ditusuk Orang Tak Dikenal

terasbanua.com, Banjarmasin - Seorang Mahasiswa asal Tanah Bumbu bernama Muhammad Wildan (19) ditusuk oleh orang yang tidak dikenal saat membeli nasi goreng di sebuah warung makan di kawasan Lingkar Dalam Selatan, Kelurahan Pekapuran Raya, Banjarmasin Selatan, Jumat (5/2/2021) lalu sekitar pukul 02.00 Wita.

Foto ilustrasi. Sumber google
Foto ilustrasi. Sumber google

Diketahui pelaku yang melakukan penusukan tersebut berjumlah dua orang.


Teman korban yang saat itu bersamanya membeli nasi goreng, Risna Putra Pradana  menjelaskan kronologi kejadian tersebut terjadi karena masalah sepele, dimana saat itu korban tidak sengaja menatap pelaku.


"Saat itu kami menunggu untuk membeli nasi goreng, sebelum kami sudah ada dua orang yang terlebih dahulu menunggu dan korban duduk di depan dua orang tersebut," ucapnya, Jumat (26/2/2021).


Kemudian korban tidak sengaja melihat ke belakang karena merespon suara handphone pelaku berbunyi.


"Mendengar handphone pelaku berbunyi, korban sontak melihat ke belakang. Pelaku yang tidak senang dilihat lalu membentak korban. Apa ikam cangang cangang, kenapa muha ikam kaya itu (apa kamu lihat lihat, kenapa mukamu seperti itu)."


"Kemudian terjadilah cekcok hingga datang dua orang lagi teman pelaku yang salah satunya langsung menusuk dan dibantu dengan pelaku yang sejak awal cekcok dengan korban."


Setelah melakukan penusukan pelaku langsung kabur.


"Ada lima tusukan yang diterima korban, yaitu perut bagian sebelah kanan bawah dua tusukan, perut sebelah kiri atas satu tusukan, dan dibagian ketiak kiri ada dua tusukan."


Kemudian setelah penusukan itu, korban sempat dibawa oleh temannya itu ke Polresta Banjarmasin yang kemudian diarahkan untuk dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara.


Diungkapkan oleh Putra, ciri-ciri pelaku yang sempat cekcok dan menusuk korban yang dia ingat antara lain, bertubuh tidak terlalu tinggi, gempal, ada tato di dada sebelah kirinya dan rambutnya pirang dengan panjang yang dapat dikatakan lumayan.


"Saat cekcok dengan pelaku, korban sempat membela diri dengan cara menangkis serangan pelaku dan mengajak untuk berkelahi karena kesabarannya habis setelah terus mengalah namun pelaku tak kunjung henti membentak."


Korban sempat dirawat seminggu setelah penusukan tepatnya pada Senin (22/2/2021) pukul 12.00 wita, korban meninggal dunia.


Kepolisian belum memberikan konfirmasi maupun keterangan atas kelanjutan kejadian tersebut.


(Krisna)

5 tampilan0 komentar