Beli Migor Curah Harus Pakai Aplikasi PeduliLindungi atau NIK, Disperdagin Sosialisasikan MGCR

terasbanua.com, Banjarmasin - Pemerintah pusat berencana akan memberlakukan sistem pembelian minyak goreng curah dengan mengunakan aplikasi PeduliLindungi kepada masyarakat.



Mengenai wacana tersebut, saat ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin sudah mulai melakukan sosialisasi perubahan sistem penjualan dan pembelian minyak goreng curah rakyat (MGCR) kepada masyarakat terutama pada distributor minyak goreng curah.


"Yang pasti kami siap mendukung kebijakan pemerintah jika harus begitu," ucap Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar saat dikonfirmasi jurnalis terasbanua.com, Selasa (12/7/2022).


Untuk sosialiasi mengenai sistem pembelian minyak goreng curah tersebut, pihaknya akan terus lakukan sampai pemerintah pusat benar-benar menetapkan sistem baru itu.


Di samping itu, jika tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi, maka masyarakat bisa hanya menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di Kartu Tanda Penduduk (KTP).


"Ya cukup tunjukkan KTP," ujarnya.


Adapun batas maksimal pembelian minyak goreng curah sendiri dibatasi hanya 10 liter per harinya untuk setiap orangnya.


Tentunya melalui pemberlakuan tersebut akan memudahkan dalam mengawasi dan mengontrol distribusi minyak goreng curah setiap harinya. G


Hal tersebut tentu bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kembali kenaikan harga minyak goreng curah seperti sebelumnya.


"Tidak hanya distributor, toko biasa dan lainnya secara merata kita terapkan jika pasti diberlakukan sistem itu," pungkasnya


Hamdiah

0 tampilan0 komentar