• Krisna

Begini Kronologi Penangkapan Kasus Bisnis Sabu Kakak Adik

terasbanua.com, Banjarmasin - Polresta Banjarmasin pada Selasa (11/5/2021) telah menggelar pengungkapan kasus narkotika yang berhasil diamankan Satresnarkoba Polresta Banjarmasin.

Pelaku dalam kasus ini ada dua orang berinisial, IW (32) dan AY (38). Kasat Resnarkoba Polresta Banjarmasin Kompol Mars Suryo Kartiko dalam pengungkapan kasusnmenjelaskan kronologi awal penangkapan tersebut.


"Awalnya petugas mendapatkan informasi tentang adanya pesta sabu di sebuah rumah di Jalan Jahri Saleh Kecamatan Banjarmasin Utara," tuturnya.


"Menanggapi informasi tersebut kemudian petugas mendatangi TKP, namun saat ternyata rumah tersebut sudah kosong dan petugas menemukan satu paket sabu. Dari penemuan tersebut petugas pun mencari tau pemilik rumah tersebut dan menemukan identitas pelaku, yaitu tersangka IW," lanjutnya.


Lalu saat dilakukan penyelidikan oleh petugas dan didapati IW ternyata sedang berada di Hotel Roditha Banjarbaru.


"Petugas langsung mendatangi IW di Hotel Roditha Banjarbaru, di kamar 236 dan mengamankan tersangka," ucapnya.


Dari tangan IW, diamankan sejumlah barang bukti berupa satu paket sabu-sabu berat 0,10, 10 paket sabu berat netto 991,92 gram, satu buah toples tupperwere warna ungu, satu lembar tas kain warna hijau, delapan paket sabu-sabu berat netto 779,382 gram, 50 butir pil Extacy merk Superman warna merah muda dengan berat netto 19 gram, satu Unit timbangan digital merk Digipounds warna silver, satu buah sendok plastik, satu pak plastik klip,  satu lembar kantong plastik warna hitam, satu lembar tas kain warna coklat.


Tidak berhenti sampai disitu, dari penangkapan IW kemudain petugas melakukan pengembangan kasus dan ditemukan tersangka lain yang merupakan kakak IW yaitu AY.


"AY kami amankan saat berada di rumahnya, tepatnya di Jalan Tunjung Maya Kecamatan Banjarmasin Timur," terangnya.


Setelah mengamankan pelaku, petugas kembali melakukan proses penggeledahan dan kembali ditemukan sejumlah barang bukti berupa tujuh paket sabu-sabu dengan berat 291,92 gram, satu buah kotak warna cokelat bertuliskan Purtier Placenta, satu buah buah kotak jam Alexandre Christie, satu sendok plastik warna putih, satu buah timbangan digital warna hitam Pocket Scale, satu buah kantong kain Indomaret warna biru.


Selain itu, Kapolresta Banjarmasin Rachmat Hendrawan mengatakan bahwa dia mengapresiasi kerja Satresnarkoba yang telah  mengungkapkan kasus tersebut.


"Petugas saya instruksikan, jika ditemukan pelaku narkotika langsung sikat saja, jangan dikasih ruang dan kesempatan" tegasnya.


(Krisna)

12 tampilan0 komentar