Beberapa Wilayah Mulai Tergenang Banjir, Perlu Diwaspadai Banjir Kiriman

terasbanua.com, Banjarmasin - Beberapa hari belakangan intensitas hujan cukup tinggi terjadi. Hingga menyebabkan beberapa wilayah di Banjarmasin tergenang banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Fahruraji menjelaskan bahwa banjir rob memang terjadi sejak tanggal 5 Desember yang mana puncaknya akan terjadi pada tanggal 9 hingga 10 Desember nanti.


"Tapi setelah itu akan kembali normal karena sifatnya temporer saja," ucapnya kepada awak media saat ditemui di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Kamis (9/12/2021).


Sejauh ini bencana banjir rob hanya terjadi pada wilayah di pinggiran sungai dan wilayah yang rentan terdampak banjir saja. Itu pun genangan banjir yang terjadi hanya sebentar saja dan akan kembali surut.


Menurutnya kawasan rendah memang sangat rentan terkena banjir. Meskipun begitu, tidak semua terdampak contohnya Banjarmasin Timur, itu hanya beberapa wilayah saja terkena banjir seperti di Banua Anyar. Sedangkan di kawasan tinggi untuk saat ini masih aman-aman saja.


Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa penyebab banjir rob sendiri karena intesitas hujan yang tinggi serta air sungai pasang karena fenomena alam La Lina. Sehingga semakin tinggi curah hujan dan air sungai pasang, maka semakin banyak wilayah yang terdampak banjir.


"Seperti terjadi kemarin malam kan makanya banjir cukup tinggi beberapa wilayah karena curah hujan serta angin kencang," tuturnya.


Melihat kondisi yang masih terbilang aman tersebut, BPBD Kota Banjarmasin pun masih belum mendirikan dapur umum untuk warga terdampak banjir.


"Kalau ada dapur darurat artinya posisi kita sudah tanggap darurat. Tapi untuk saat ini dirasa masih belum," ungkapnya.


Berdasarkan prediksi BMKG curah hujan tertinggi yang akan terjadi di bulan Desember hingga Januari nanti.


Menurutnya banjir rob saat ini terjadi hanyalah permulaan karena yang patut di waspadai adalah banjir kiriman dari kabupaten tetangga seperti pengalaman bencana banjir awal tahun lalu.


Awal tahun lalu banjir terparah terjadi di wilayah di Banjarmasin Timur dan Banjarmasin Selatan dengan ke dalaman banjir terparah dalam sejarah kota Banjarmasin.


Hingga mengakibatkan banyak warga kota Banjarmasin yang mengungsi berhari-hari di tempat pengungsian yang telah disediakan Pemko Banjarmasin waktu itu.


"Ini baru permulaan yang kita khawatirkan banjir kiriman di akhir Desember dan awal Januari karena El Lina ini curah hujan normalnya itu anatara 200-300 tapi akibat La Lina ini bisa sampai 700 ml per detik. Itu yang perlu kita waspadai," pungkasnya.


(Hamdiah)

6 tampilan0 komentar