Beberapa Wilayah Masih Tergenang, Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Kembali Diperpanjang

terasbanua.com, Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin kembali memperpanjang masa tanggap darurat banjir selama sepekan ke depan.

Banjir menggenang di sepanjang jalan Ahmad Yani beberapa waktu lalu
Banjir menggenang di sepanjang jalan Ahmad Yani beberapa waktu lalu

"Status tanggap darurat bencana banjir di kota Banjarmasin diperpanjang lagi satu pekan ke depan yang berakhir hingga tanggal 11 Februari," kata Plt Kepala Diskominfotik Banjarmasin Yusna Irawan, saat ditemui di ruang press room Pemerintah Kota Banjarmasin, Kamis (4/2/2021) siang.


Yusna, menuturkan bahwa alasan diperpanjang masa tanggap darurat kembali di Banjarmasin, melihat kondisi banjir masih belum surut di beberapa wilayah di kota Banjarmasin.


"Alasannya karena memang kita melihat masih ada wilayah-wilayah yang masih terdampak banjir dan masih ada pengungsi khususnya di daerah kecamatan Banjarmasin Selatan dan Timur," ucap Yusna


Dari data yang diterima Pemko Banjarmasin hingga hari ini kurang lebih 37 persen wilayah yang masih terendam banjir.


"Data terakhir 50,6 persen dan sekarang sudah turun menjadi 37 persen saja wilayah yang masih terendam," ungkapnya.


Kemudian lanjutnya, "dari 37 persen itu yang terbanyak di Kecamatan Timur dan Selatan. Kalau persentasenya mungkin lebih dari setengahnya di daerah Timur itu."


Ketinggian air banjir di kota Banjarmasin di beberapa wilayah yang masih tergenang banjir rata-rata masih setinggi mata kaki atau sekitar paling tinggi 20-30 cm.


"Beberapa titik karena memang air sulit untuk turun dan cukup lama tergenangnya jadi mungkin sekitar 30 cm ketinggian banjirnya," ujarnya.


Selain itu, pengungsian juga mulai berkurang setiap harinya.


"Kemudian pengungsi luar daerah juga mulai berkurang, khususnya kemarin itu cukup banyak di daerah Mantuil itu sudah tidak ada pengungsi, hanya sebagian saja di daerah Selatan," tuturnya.


Jika kota Banjarmasin telah lepas dari status tanggap darurat bencana banjir, maka Pemko Banjarmasin bergerak melakukan pemulihan dari dampak banjir.


"Jadi setelah kondisinya sudah mulai normal kita baru masuk ke Rencana Pemulihan Dini (RPD) yang merupakan bagian dari rencana rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana," akhirnya.


(Hamdiah)

10 tampilan0 komentar