Beberapa Tenaga Kesehatan Banjarmasin Menolak Vaksinasi Karena Alasan Tertentu

terasbanua.com, Banjarmasin - Program vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan di Kota Banjarmasin, terus berlanjut hingga berakhir pada 21 Februari mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi. Foto : Hamdiah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi. Foto : Hamdiah

Diakui Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi bahwa dalam vaksinasi tahap pertama ini masih ada beberapa tenaga kesehatan yang menolak untuk divaksin.


Alasan penolakan vaksinasi itu sendiri, tak lain karena memiliki penyakit bawaan atau komorbid yang memiliki resiko jika disuntik vaksin.


"Mereka tidak mau divaksin karena memiliki komorbid atau penyakit-penyakit tertentu yang memang menjadi indikasi beresiko dari penyuntikan vaksin tersebut," ucap Machli kepada awak media, Senin (15/2/2021).


Kemudian, lanjutnya "Kontraindikasi vaksin Covid-19 sangat beresiko untuk orang menderita diabetes berkepanjangan, penyakit jantung, ginjal, serta mengonsumsi obat-obatan tertentu yang berkelanjutan dan penyakit berbahaya lainnya,".


Tentunya dengan alasan tersebut, pihaknya bisa menerima untuk tidak memberikan vaksin kepada nakes yang berisiko selagi terbukti benar.


"Berkaitan dengan hal tersebut. Sepanjang alasan itu benar dan tepat maka masih bisa ditoleransi, tetapi kalau tidak sesuai dengan ketentuan, maka kita akan memberikan sanksi," pungkasnya.


Machli mengatakan bahwa dalam tahap pertama ini nakes yang menolak untuk divaksin karena alasan-alasan tersebut hanya kecil jumlahnya.


"Kita belum menghitung persentasenya berapa yang menolak, tetapi kecil saja jumlahnya," ujarnya.


(Hamdiah)

5 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua