• Krisna

Barang Bukti Narkoba dan Senjata Tajam Dimusnahkan Oleh Kejaksaan Negeri Banjarmasin

terasbanua.com, Banjarmasin - Sejumlah barang bukti dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Banjarmasin pada Kamis (8/4/2021) pagi di halaman kantor Kejaksaan Negeri Banjarmasin.

Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Andi Muhammad Arief bersama Kasi Intel Akhmad Budi Mukhlis musnahkan barang bukti. Foto: Krisna.
Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Andi Muhammad Arief bersama Kasi Intel Akhmad Budi Mukhlis musnahkan barang bukti. Foto: Krisna.

Barang bukti yang dimusnahkan diantaranya berupa narkotika, senjata tajam dan barang bukti jenis lainnya.


Barang bukti berupa narkotika dimusnahkan dengan cara dilarutkan dengan blender dan untuk barang bukti senjata tajam dihancurkan dengan menggunakan alat pemotong.


Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Andi Muhammad Arief menyampaikan barang bukti yang dihancurkan adalah barang bukti perkara tindak pidana umum.


"Jumlah barang bukti yang kami musnahkan pada hari ini berjumlah 145, perkara periode dari bulan Januari hingga bulan Maret 2021," terang Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Banjarmasin.


Rincian barang bukti tersebut antara lain, atas nama terpidana Mawardi Dkk dengan barang bukti sabu sabu seberat 95,27 gram. Kemudian terpidana Rusmiati Dkk dengan barang bukti ekstasi (XTC) sebanyak 44,5 butir.


Selanjutnya terpidana Yayu Hermansyah Dkk dengan barang bukti obat daftar G sebanyak 22 butir, dan terakhir terpidana Hudari Dkk dengan barang bukti berupa senjata tajam sebanyak 37 bilah.


"Jika ditafsirkan total harga barang bukti tersebut mencapai Rp. 163.825.000," ungkapnya.


"Barang bukti kami musnahkan untuk mengantisipasi agar tidak ada penyalahgunaan dan tidak beredar ke masyarakat," lanjutnya.


"Pemusnahan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Kejari Banjarmasin. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah mewujudkan lembaga penegakan hukum yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi sehingga ada kepastian hukum terhadap barang bukti yang telah memenuhi keputusan hukum tetap," tutur Kasi Intel Kejaksaan Negeri Banjarmasin.


(Krisna)

27 tampilan0 komentar