Bantuan Anak Yatim Akibat Covid-19 Sudah Mulai Disalurkan Kemensos

terasbanua.com, Banjarmasin - Bantuan untuk anak dari orang tuanya yang meninggal karena Covid-19 sudah mulai disalurkan sejak Rabu (15/9/2021) kemarin.

Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto saat ditemui awak media di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Jumat (17/9/2021) siang.


"Bantuan itu diserahkan lansung oleh Ibu Menteri Risma pada hari Rabu kemarin," ucapnya.


Adapun bantuan yang diberikan dibagi dua kategori yakni Rp200 ribu untuk anak yang masih sekolah. Sedangkan Rp300 ribu diberikan pada anak yang tidak bersekolah.


"Setiap bulan dapat sampai dengan Desember," ujarnya.


Mekanisme pembagian bantuan pun disalurkan secara langsung oleh penerima. Dimana setiap anak yang berhak mendapat bantuan sudah memengang buku tabungan dan ATM yang telah serahkan Dinsos untuk mengambil dana bantuan dari Kementrian Sosial RI tersebut.


"Jadi si anak bisa langsung mengambil bantuan dengan ATM tersebut," tuturnya.


Diketahui, di Kota Banjarmasin ada sebanyak 16 anak yang terdata untuk menerima bantuan. Dimana 12 anak diantaranya masih mengenyam pendidikan, sedangkan 4 anak lainnya masih belum bersekolah.


Iwan menjelaskan bahwa data tersebut merupakan data yang diminta cepat oleh Kemensos. Sehingga sampai Desember nanti pihanya masih membuka pendaftaran bagi anak yatim yang orang tuanya meinggal karena Covid-19


"Iya masih bisa daftar sedangkan 16 orang itu yang sudah kita data dan diserahkan Kementrian karena diminta," Kalau masih ada silahkan daftar saja nanti kita verifikasi," tandasnya.


"Bisa melaporkan langsung ke Dinas Sosial atau langsung mengisi link yang sudah kami bagikan di medsos, secara mandiri mengisinya untuk memudahkan yang bersangkutan. Coba buka saja di sosmed Dinsos ada link untuk mendaftar," tambahnya.


Sebelumnya, diakui Iwan Kemensos juga sudah memberikan bantuan berupa sembako dan bantuan bentuk lainnya kepada anak yatim yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.


"Kalau bantuan sembako itu diberikan awal-awal sekaligus peralatan sekolah dan lainnya. Sedangkan uang itu setiap bulan mereka dapat," ungkapnya.


Apakah bantuan ini akan disalurkan seterusnya hingga pandemi Covid-19 benar-benar reda di Indonesia?


Menurut Iwan untuk saat ini bantuan yang disalurkan itu terhitung dari anggaran APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) tahun 2021. Sehingga untuk bantuan setelahnya itu mungkin akan dianggarkan kembali dengan APBN di tahun selanjutnya.


"Sesuai dengan satu tahun anggaran yaitu sampai Desember. Setelah itu dilihat lagi dan dilanjutkan lagi karena anggaranya tiap tahun dari APBN," pungkasnya.


(Hamdiah)

0 tampilan0 komentar