Banjir Rob Sudah Mulai Berdampak Pada Keperekonomian Masyarakat Kecil

terasbanua.com, Banjarmasin - Nampaknya banjir rob juga turut menggenangi lingkungan Pasar Gawi Manuntung atau biasa di sebut Pasar Lokasi yang terletak di Jalan Prona I, Kelurahan Pemurus Baru, Banjarmasin Selatan.

Dimana hampir seluruh permukiman warga di kawasan tersebut sudah terendam banjir sepekan lamanya dengan ketinggian mencapai selutut orang dewasa atau sekitar 50 sentimeter.


Tentunya musibah banjir ini turut berdampak pada penghasilan dari para pedagangan Pasar Lokasi yang mengaku sepi pelanggan yang berbelanja ke pasar.


"Sepi saat banjir ini. Orang-orangnya saja yang berani ke pasar melewati banjir," ucap Setia Dedy yang merupakan salah satu pedagang ikan laut di Pasar Lokasi, Jumat (10/12/2021).


Setia mengaku bahwa sebelum banjir ia bisa habis menjual 10 kilogram ikan kepada pelanggannya. Namun setelah banjir rob melanda saat ini, 5 kilogram ikan pun tidak habis.


"50 persen berkurang penghasilan setelah banjir ini," ungkapnya.


Menurutnya dampak banjir rob saat ini tidak separah pada banjir awal tahun lalu. Dimana seluruh pedagang pasar tidak bisa berjualan karena ketinggian banjir yang mencapai 50 meter lebih.


"Gimana mau jualan orang-orang juga tidak ada yang ke pasar saat itu. Rumah kami juga tergenang banjir. Jadi tidak ada pikiran jualan" ujarnya.


Tentunya dalam hal ini, ia mewakili harapan masyarakat agar dari pemerintah untuk memberikan perhatian serius karena bencana banjir juga turut berdampak pada perekonomian terutama rakyat kecil seperti mereka.


"Semoga ada bantuan dari pemerintah karena banjir sudah berdampak pada penghasilan kami," harapnya.


Iyan yang juga merupakan pedagang ikan laut di pasar tersebut turut menyampaikan harapan serupa kepada pemerintah.


Tidak hanya berupa bantuan untuk kebutuhan pokok saja. Ia juga ingin Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin untuk meninggikan serta memperbaiki jalanan yang berada di dalam kawasan Pasar Lokasi.


Pasalnya selama ini, warga pasar sendiri lah yang berinisatif untuk melakukan peninggian jalan dari dana swadaya warga pasar.


"5 tahun sudah mengajukan peninggian jalan supaya enak, tidak becek dan terendam saat banjir. Tapi hingga sekarang tak juga kunjung dilakukan," bebernya.


Selain itu, ia berharap perhatian pemerintah dalam menanggulangi dampak banjir bisa dilakukan secara merata kepada masyarakat agar tidak ada tebang pilih.


(Hamdiah)

4 tampilan0 komentar