• Krisna

Banjir Kembali Terjadi, Pemprov Perlu Bercremin Dari Banjir Besar Sebelumnya

terasbanua.com, Banjarmasin - Banjir yang kembali terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel), tepatnya di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengundang perhatian banyak pihak, salah satunya dari Borneo Law Firm.

Direktur Borneo Law Firm Muhamad Pazri mengatakan bahwa pemerintah perlu bercermin kembali dari bencana banjir sebelumnya dan Putusan PTUN Banjarmasin terkait Banjir Kalsel di awal tahun 2021 yang dimenangkan masyarakat.


"Saatnya pemerintah pusat, Pemprov Kalsel, pemkab dan DPRD antisipatif mengkaji ulang izin-izin pemanfaatan kawasan hutan yang tidak mendukung kelestarian lingkungan, sambil menggalakkan program rehabilitasi hutan dengan penanaman pohon secara massal dan masif dan berskala luas," ucap Pazri. Selasa (30/11/2021).


"Hal tersebut memang jadi  solusi jangka panjang mengurangi besar dan kecepatan aliran permukaan tanah adalah dengan menanam pohon, makin banyak penutupan pohon kesempatan air berinfiltrasi ke dalam tanah makin besar dibanding dengan air yang mengalir di permukaan tanah," lanjutnya.


Ia juga berpendapat bahwa salah satu solusi yang tepat untuk menyelamatkan dan mengurangi banjir di HST, HSS dan sekitarnya yaitu dengan membuat bendungan atau waduk seperti di Tapin ke depan, memang perlu dana yang sangat besar dan lahan yang luas, karena di Tapin saja habiskan anggaran 986 miliar dan dibangun sejak 2015.


"Menurut saya banyak terbukti di daerah-daerah lain di Indonesia yang sudah membuat bendungan atau waduk dan tidak  hanya bermanfaat pada lahan pertanian, perkebunan, perikanan, bendungan dapat kurangi banjir dan juga ke depan bisa digunakan tenaga listrik," terangnya.


Ia berharap hal tersebut dikaji cepat oleh Pempov Kalsel, dan Kabupaten, serta DPRD dan perlu sinergisitas dengan para  wakil rakyat DPR RI perwakilan Kalsel agar bisa  cepat teralisasi dengan didukung oleh pemerintah pusat.


"Karena informasinya dulu sudah ada wacana gagasan Pemda HST sebelumnya dan masyakat yang   sudah untuk memperjuangkannya agar dibagun Waduk Pancar Hanau di Hantakan," pungkasnya.


(Krisna)

3 tampilan0 komentar