Banjir di Kalsel, 14 Jembatan, 11 Sekolah, 8 Tempat Ibadah Rusak

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Bencana banjir yang sedang melanda di Provinsi Kalimantan Selatan kurang lebih 2 Minggu terakhir ini sangat berdampak bagi warga.

Struktur jembatan penyeberangan terangkat karena menahan beban arus air dan lainnya

Dari becana banjir yang terjadi banyak rumah warga yang terdampak, serta tak dipungkiri falisitas umum juga ikut terdampak.

Berdasarkan data yang telah dihimpun oleh Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Minggu (17/1/2021), rumah warga yang terdampak sebanyak 36.302, sedangkan fasilitas umum yang rusak di antara 14 jembatan, 8 tempat ibadah, dan 11 sekolah, serta 68 jalan yang terdampak yang hanya terjadi di Kabupaten Tanah Laut.

BPBD juga mencatat bencana banjir kali ini membuat sebanyak 18.536 hektare lahan pertanian rusak, sehingga diperlukan bantuan benih padi sebanyak 500 ton.

Begitu pula untuk peternakan yang terdampak. Seperti sapi, bebek, ayam, kambing yang terkonsentrasi di Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanahlaut, Balangan dan Kabupaten Baritokuala (Batola).

Selain itu, masih data sementara pembudiyaan ikan di Banjarbaru luas kolam terdampak terdapat 48 petak, 67 karamba/keramba jala apung (KJA), dan 17 zak pakan ikan yang tersebar di 4 kecamatan. Data yang masuk baru Banjarbaru, sedangkan data perikanan Kabupaten Banjar belum masuk.

Mengenai hal ini, diakui Pj Sekretaris Kalsel, Roy Rizali Anwar, penyebab utama yang terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi.

"Penyebabnya karena curah hujan yang sangat tinggi beberapa hari terakhir, kita masih melakukan pendataan dan survey ke lapangan penyebab lainnya seperti pendangkalan dan penyempitan sungai dan lain-lain," jelas.


(Hamdiah)

2 tampilan0 komentar