Banjarmasin Dapat Dana Hibah Penanggulangan Covid-19 di Sektor Pariwisata Sebesar Rp 11,51 Miliar

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Pandemi Covid-19 membuat sektor pariwisata di Banjarmasin jadi terdampak. Sejumlah destinasi wisata yang jadi unggulan kota terpaksa ditutup. Hotel dan restoran pun mau tak mau mendapat imbasnya.

Banjarmasin Dapat Dana Hibah Penanggulangan Covid-19 di Sektor Pariwisata Sebesar Rp 11,51 Miliar
Siring Menara Pandang jalan Piere Tendean Banjarmasin

Berangkat dari hal itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI baru-baru tadi mengucurkan dana hibah untuk sektor pariwisata ke Pemko Banjarmasin. Totalnya Rp. 11,51 Miliar.


"Alokasi dalam rangka penanggulangan covid-19 di sektor pariwisata," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin, Ikhsan Al Haq.


Dia menuturkan bahwa bantuan ini nantinya akan dikucurkan lagi ke para pengusaha di sektor pariwisata. Utamanya mereka yang bergerak di perhotelan dan resto.


Selasa (24/11/2020) kemarin, Pemko Banjarmasin pun sudah menyosialisasikan bantuan ini kepada sejumlah penggiat usaha perhotelan.


Lantaran tak bisa mengakomodasi seluruh usaha, pemerintah mensyaratkan beberapa aturan agar mereka menjadi nominator bantuan. Misalnya, hotel dan restoran sesuai database wajib pajak hotel dan restoran tahun 2019 di daerah penerima hibah, hotel dan restoran yang masih berdiri dan masih beroperasi hingga pelaksanan dana hibah pariwisata pada Agustus tahun 2020.


Selanjutnya, bantuan ini mewajibkan hotel dan restoran memiliki perizinan berusaha yaitu Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) yang masih berlaku, serta hotel dan restoran yang membayarkan dan memiliki bukti pembayaran PHPR pada 2019.


(Ri)

12 tampilan0 komentar