Bangun Herd Immunity, Giliran Advokat di Banjarmasin Disuntik Vaksin Covid-19

terasbanua.com, Banjarmasin - Terus gencar mengelar vaksinasi secara massal kepada masyarakat, guna membangun herd immunity di Banjarmasin.

Penyuntikan vaksin pada salah satu advokat Peradi. Foto Hamdiah
Penyuntikan vaksin pada salah satu advokat Peradi. Foto Hamdiah

Kali ini Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menyasar para advokat dalam vaksinasi ini.


Vaksinasi yang digelar di Gedung Kadin Lantai 2 yang berlokasi Jalan Hasan Basri, Banjarmasin Utara, Rabu (7/7/2021) diikuti DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Banjarmasin.


Mengingat pekerjaan advokat juga bersifat melayani masyarakat hingga sering terjadinya interaksi. Tentunya pemberian vaksinasi dapat melindungi dari resiko penularan virus Covid-19.


"Tentunya mereka betul-betul dalam keadaan sehat, fit dan yang pasti sudah bervaksin sehingga aman untuk berinteraksi," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmain, Machli Riyadi yang langsung memantau pelaksanaan vaksinasi, Rabu (7/7/2021).


Dalam vaksinasi ini sedikitnya ada 100 dosis yang menjadi target penyuntikan vaksin pada advokat.


"Sedikitnya kita menargetkan minimal 100 orang lah yang bisa bertambah berjalannya sampai siang nanti dalam vaksinasi ini," ujarnya.


Diakui Machli sejauh ini sudah ada puluhan organisasi yang ikut serta dalam menyukseskan program pemerintah dalam menangulangi resiko terjadinya penyebaran Covid-19.


"Tentunya kita sangat mendukung usulan-usulan dari berbagai organisasi di Dinkes untuk pelaksanaan vaksinasi. Seperti Peradi yang diusulkan sejak satu bulan lalu namun baru hari dilaksanakan karena kemarin kita fokus pemberian vaksin pada lansia dan pelayan publik," paparnya.


Sementara itu, Ketua DPC Peradi Kota Banjarmasin, Edi Sucipto menuturkan bahwa pelaksana vaksinasi ini sangat disambut antusias dari rekan advokat.


"Mereka antusias sekali terlihat sudah banyak yang ikut bervaksin, karena semua anggota kita mengerti bahwa kesehatan itu penting. Mereka juga sangat beresiko tinggi dalam penularan karena sering melakukan interaksi dengan orang," tuturnya.


(Hamdiah)

1 tampilan0 komentar