Awal Juli 2022 Mendatang, Komnas HAM Gelar Mediasi di Banjarmasin Terkait Persoalan Pasar Batuah

terasbanua.com, Banjarmasin - Beberapa hari lalu, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman telah melakukan pertemuan dengan Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) di Jakarta.



Ikhsan mengungkapkan kedatangan dirinya dalam pertemuan itu tak lain untuk menyampaikan penjelasan mengenai rencana revitalisasi Pasar Batuah oleh Pemko Banjarmasin dalam bentuk surat.


Mengingat sebelumnya, penertiban lahan kawasan di Pasar Batuah terpaksa ditunda karena adanya surat dari Komnas HAM yang meminta untuk menjadi mediator antar warga Kampung Batuah dengan Pemko Banjarmasin.


"Di dalam surat itu kami menyampaikan penjelasan dan beberapa alasan, bahkan hal-hal lain yang dilampiri dengan dokumen pelengkap terkait lahan Pasar Batuah itu," jelas Ikhsan saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (25/6/2022)


Menurutnya hal tersebut perlu dilakukan agar informasi yang diterima Komnas HAM itu berimbang serta mengetahui dengan jelas mengenai kepemilikan lahan.


Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta kejelasan mengenai pelaksanaan mediasi yang akan dilakukan oleh Komnas HAM sebagaimana yang telah dijanjikan.


"Kami menghormati itu, sehingga selanjutnya kami membutuhkan kejelasan waktu yang mana rencanya akan dilaksanakan pada awal Juli," ungkapnya.


Adapun tempat pelaksanaan mediasi nanti akan dilaksanakan di Kota Banjarmasin. Namun untuk tanggal, waktu dan tempat mediasi itu belum dipastikan, yang jelas Komnas HAM sendiri yang akan menentukan.


Di samping itu, ia mengungkapkan pelaksanaan mediasi yang rencananya awal bulan Juni juga menjadi persoalan pihaknya.


Mengingat anggaran revitalisasi Pasar Batuah berasal dari Angaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) memiliki batasan waktu untuk realisasinya.


Kalaupun nantinya mediasi ini berdampak pada anggaran APBN. Ia menegaskan Pemko Banjarmasin tetap melaksanakan revitalisasi Pasar Batuah sebagaimana yang telah dijadwalkan sebelumnya.


Walaupun nantinya harus mengunakan sumber anggaran lain yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarmasin.


Kendati demikian, ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini anggaran untuk rencana revitalisasi Pasar Batuah masih ditompang APBN.


"Apabila memang kemungkinan terpuruknya tidak bisa dilaksanakan mengunakan sumber APBN. Itu tidak berpengaruh pada rencana kami," pungkasnya.


Hamdiah

5 tampilan0 komentar