Aplikasi Teknologi Sebagai Pendorong Perekonomian Masyarakat

terasbanua.com, Banjarbaru - Saat ini aplikasi teknologi mampu menjadi pendorong perekonomian masyarakat. Untuk mengembangkannya teknologi tentu harus diimbangi dengan kemampuan penguasaan teknologi, terlebih bagi pewirausaha kecil.

Pelatihan bagi pewirausaha kecil, khususnya usaha kuliner melalui kegiatan Thematic Academy, Rabu (17/2/2021)
Pelatihan bagi pewirausaha kecil, khususnya usaha kuliner melalui kegiatan Thematic Academy, Rabu (17/2/2021)

Untuk itu, Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Banjarmasin, yang berada di bawah Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo bekerja sama dengan Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru dan Gojek Indonesia berkolaborasi memberikan pelatihan bagi pewira usaha kecil, khususnya usaha kuliner melalui kegiatan Thematic Academy, Rabu (17/2/2021)


Abdul Rahman, Kepala BPSDMP Kominfo Banjarmasin mengatakan, pelaku UMKM yang belum bergabung secara online dapat memanfaatkan berbagai keunggulan teknologi platform digital seperti Gojek dan platform lainnya, dengan optimisme perekonomian bisa tumbuh. Untuk yang sudah berada di dalam sistem online untuk terus melaju, tidak lupa disertai peningkatan kualitas produk/ jasa layanan, dan kapasitas produksi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga skala usaha dapat terus meningkat.


untuk mempercepat pertumbuhan usaha, saat ini penggunaan aplikasi teknologi finansial menjadi satu solusi pembayaran praktis bagi konsumen dengan bantuan QRIS yang diluncurkan Bank Indonesia & Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Dari adanya QRIS ini bisa digunakan oleh berbagai aplikasi Fintech, salah satunya Gopay dari aplikasi Gojek Indonesia dengan cara mudah hanya dengan scan barcode yang tertera di merchant penyedia.


Kepraktisan penggunaan aplikasi teknologi finansial ini ternyata belum sejalan dengan tingkat pengetahuan pengguna aplikasi bagi merchant khususnya pewirausaha kecil. Masih banyak pengusaha UMKM kuliner merasakan kesulitan untuk mendaftarkan merchantnya di aplikasi Gojek agar bisa ikut meningkatkan penjualan produknya.


Lebih dari 200 pendaftar kegiatan Pelatihan Meningkatkan Penjualan Melalui Media Digital terjaring 40 peserta yang dibagi dalam 2 gelombang.


Sementara, Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo di tahun 2021 ini menargetkan 600.000 talenta digital. Adapun talenta digital tersebut tidak hanya Thematic Academy (TA) yang dilaksanakan saat ini yang menyasar para UMKM, namun juga termasuk talenta digital lulusan SMK TIK, lulusan S1, para ASN, UMKM, ibu rumah tangga, disabilitas, dan anak sekolah.


(Sf)

0 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua