APBD Kota Banjarmasin 2023 Fokus Pada 20 Program Prioritas

terasbanua.com, Banjarmasin Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menghadiri sekaligus memaparkan Rancangan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD kota Banjarmasin. Senin (15/8/2022).



Kegiatan itu dipimpin oleh Ketua DPRD kota Banjarmasin, Harry Wijaya, Turut hadir Sekretaris Daerah kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Dr Machli Riyadi, serta sejumlah kepala SKPD yang berada di lingkungan pemerintah kota Banjarmasin.


Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) pembahasannya telah diselesaikan atas dukungan dan respon yang baik oleh Anggota beserta Badan Anggaran DPRD kota Banjarmasin.


"Setiap tanggapan, pendapat, kritik dan saran serta rekomendasi oleh Dewan terhadap rancangan kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) ini adalah suatu hal yang wajar dalam proses pembahasan, dalam rangka upaya bagi kami untuk lebih menyempurnakan proses rancangan peraturan daerah APBD tahun anggaran 2023, dan demi kemajuan kota Banjarmasin yang kita cintai sabarataan,"ucapnya.


Ia menyebutkan rancangan peraturan daerah skala prioritas sudah diterapkan dan kriteria yang akan dilaksanakan ada dua, pertama menyelesaikan 20 program prioritas Wali Kota dan yang kedua terkait pokok pikiran DPRD.


"Seandainya masih bisa digenjot terkait dengan pendapatan apalagi diperubahan ini kan naik, untuk pendapatan berarti nanti akan masuk ke skala prioritas,"terangnya.


"Kemudian juga terkait dengan Sekber (Sekretariat Bersama) gedung organisasi pemuda organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan dan itu adalah bagian dari pemerataan pembangunan di wilayah selatan Banjarmasin, sehingga ini harus kita dukung sama sama termasuk perbaikan infrastruktur melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Sultan Suriansyah,"tambahnya.


Terakhir, ia mengatakan anggaran untuk tahun 2023 akan lebih berfokus pada hal-hal urgent yang berada di kota Banjarmasin seperti pelayanan kesehatan dan juga penambahan TPA.


"Penyelesaian beberapa puskesmas jadi sekira itu yang paling urgent untuk kita selesaikan, dan juga penyediaan untuk penambahan areal kawasan TPA Basirih, karena sudah hampir habis, sehingga kita memerlukan lahan baru untuk pembangunan TPA, jangan sampai nanti kita kehabisan lahan untuk membuang sampah di Kota Banjarmasin,"tutupnya.


Diskominfotik/Hamdiah

1 tampilan0 komentar