Antisipasi Serangan Fajar Menjelang Pilkada, Denny : Perlu Dikawal Hingga Akhir

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Dalam debat terakhir pemilihan Paslon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kalsel yang digelar secara live streaming You Tube, Sabtu malam (28/10/2020) merupakan momentum terakhir untuk masyarakat dalam menilai Paslon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kalsel yang nantinya akan mereka pilih dalam Pilkada serentak 9 Desember mendatang.


Antisipasi Serangan Fajar Menjelang PilkadaDenny : Perlu Dikawal Hingga Akhir
Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel nomor urut 2 Denny Indrayana - Difriadi

Dalam debat terakhir ini pasangan nomor 2 Denny Indrayana-Difriadi berharap seluruh masyarakat untuk bisa mengantisipasi adanya berbagai macam modus berbau uang yang terjadi pada saat menjelang pencoblosan, karena menurutnya mengantisipasi praktek uang atau sering disebut serangan fajar agar tidak hanya dilakukan oleh relawan partai koalisi oleh pasangan nomor urut 2 ini saja tapi masyarakat juga perlu ikut.


"Kami sudah melaporkan penggunaan RT RW, Aparat-aparat, oknum-oknum pembakal desa, serta ada modus dari oknum kepada Wali Kota, Bahkan Banjarmasin sudah ada beredar kupon dari berapa yang menerima dengan siapa dan harga yang sekian, sehingga masyarakat patut ikut serta dalam mengantisipasi modus-modus seperti ini" Tutur Denny.


Selain itu, ia juga mengatakan bahwa sudah bukan rahasia umum lagi bahwa suara bisa dijual belikan sehingga bisa berubah, maka dari itu perlunya dilakukan pengawalan terhadap suara yang tidak hanya dilakukan di TPS tapi juga sampai pada jenjang kelurahan, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi agar tidak terjadi kecurangan.


"Pengumpulan suara, penolakan politik uang, pengamanan perhitungan suara adalah 3 hal yang penting untuk diperhatikan dalam menjelang Pilkada serentak nanti," Ucapnya.


(Hamdiah)

13 tampilan0 komentar