• Krisna

Antisipasi Kerumunan, PJ Walikota: Jangan Sampai Memutus Mata Pencaharian Masyarakat

terasbanua.com, Banjarmasin - "Terapkan protokol kesehatan, kasian orang tua kalian. Kalian gak mau kan berkumpul lebaran malah orang tua sakit gara gara kalian membawa virus dari luar."

Forkopimda Kota Banjarmasin saat laksanakan Operasi Yustisi. Foto: Krisna.
Forkopimda Kota Banjarmasin saat laksanakan Operasi Yustisi. Foto: Krisna.

Pesan tersebut disampaikan oleh Penjabat Wali Kota Banjarmasin, Akhmad Fydayeen menggunakan pengeras suara kepada pengunjung Cafe Underpass saat operasi yustisi. Jumat (7/5/2021) sekitar pukul 22.00 Wita.


Dalam kegiatan tersebut, PJ Wali Kota Banjarmasin tersebut mengatakan bahwa hal tersebut sesuai aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.


Dimana kegiatan hanya sampai pukul 22.00 Wita, lewat dari jam malam tersebut tempat makan, tempat hiburan serta restoran hingga kafe tidak diperbolehkan melakukan aktivitas lagi.


"Semua sudah sesuai aturan, memang kalau sudah jam 10 malam itu sebenarnya tidak boleh ada berkegiatan lagi, apalagi sampai menimbulkan kerumunan," tuturnya.


Dia mengimbau kepada masyarakat terutama pemuda pemudi yang suka nongkrong di luar agar selalu menerapkan protokol kesehatan.


"Khususnya adik-adik yang sering berkerumun, silahkan kalau mau bersantai namun tetap patuhi protokol kesehatan sebagaimana yang sudah dianjurkan oleh pemerintah," imbau PJ Wali Kota Banjarmasin.


Mengenai ramainya kerumunan di siring pemko Banjarmasin, ia mengungkapkan pihaknya akan menurunkan petugas Satpol PP untuk melakukan pengawasan di area tersebut agar tidak terjadi kerumunan yang terlalu ramai.


Namun meski begitu, dia tidak melarang adanya kegiatan berjualan, namun ia meminta untuk melakukan pembatasan agar tidak terjadi kerumunan di area tersebut.


"Akan kita lakukan pembatasan sosial dan akan diawasi oleh Satpol PP," ucapnya.


"Mengenai pelarangan berjualan, lihat regulasinya dulu. Kita tidak bisa langsung melarang dan malah memutus mata pencaharian masyarakat," pungkasnya.


(Krisna)

11 tampilan0 komentar