• Krisna

Anggaran Meningkat 8,83 Persen, Kapolda Kalsel Imbau Penyerapan Anggaran Lebih Efektif

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, acara Penyerahan DIPA, RKA-K/L TA.2021 dan Penandatanganan Pakta Integritas Satker Jajaran Polda Kalsel yang berlangsung di Aula Mathilda Batlayeri, Selasa (29/12/2020) pukul 08.30 Wita berhasil digelar dengan lancar.

Penyerahan DIPA, RKA-K/L TA.2021 dan Penandatanganan Pakta Integritas Satker Jajaran Polda Kalsel

Dipimpin langsung Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H. M.Hum., didampingi Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si.


Acara tersebut berisi penandatanganan Pakta Integritas dan Penyerahan DIPA TA.2021 dari Kapolda Kalsel kepada Kabid Kum selaku perwakilan Satker dan Kapolresta Banjarmasin selaku perwakilan Satwil Jajaran Polda Kalsel.


Acara Penyerahan DIPA TA.2021 adalah proses lanjutan dari penyerahan DIPA oleh Presiden kepada Kementerian atau Lembaga dan para Gubernur serta dari Gubernur kepada Kepala Satuan Kerja yang ada di wilayah.


"DIPA Satker merupakan produk akhir hasil proses perencanaan kebutuhan anggaran yang dimulai dari penyusunan pagu ideal, pagu indikatif, pagu anggaran dan pagu alokasi," ucap Kapolda Kalsel.


Pada tahun 2021 Polda Kalsel akan mengalami kenaikan sebanyak 8,83 persen dibandingkan DIPA awal tahun 2020 yang lalu.


Keseluruhan anggaran di tahun 2021 berjumlah sebanyak Rp.1.255.068.104.000,- (Satu Triliun Dua Ratus Lima Puluh Lima Miliar Enam Puluh Delapan Juta Seratus Empat Ribu Rupiah), untuk Belanja Barang sebesar Rp. 431.103.187.000,- (Empat Ratus Tiga Puluh Satu Miliar Seratus Tiga Juta Seratus Delapan Puluh Tujuh Ribu Rupiah), Belanja Pegawai Rp. 652.927.812.000,- (Enam Ratus Lima Puluh Dua Miliar Sembilan Ratus Dua Puluh Tujuh Juta Delapan Ratus Dua Belas Ribu Rupiah), dan Belanja Modal sebesar Rp. 171.037.105.000,- (Seratus Tujuh Puluh Satu Miliar Tiga Puluh Tujuh Juta Seratus Lima Ribu Rupiah)


Akan dialokasikan ke dalam lima program yakni Program Profesionalisme SDM Polri, Program Penyelidikan Dan Penyidikan Tindak Pidana, Program Modernisasi Almatsus Dan Sarana Prasarana Polri, Program Pemeliharaan Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat serta Program Dukungan Manajemen.


"Kepada masing-masing Satker, dalam pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran diharapkan agar lebih efektif, efisien dan selektif prioritas guna mengantisipasi temuan-temuan Wasrik yang berkaitan masalah anggaran," Imbaunya.


Apabila dalam pengelolaan dan penyerapan anggaran para Kasatker atau Pengemban fungsi pengelolaan keuangan mendapat hambatan dan kurang memahami, Kapolda mengingatkan agar dapat berkoordinasi dengan pembina fungsi di tingkat Polda (Karo Rena maupun Kabid Keu).


Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto dalam kesempatan ini menegaskan beberapa poin diantaranya pertama agar dapat melakukan penyerapan anggaran yang terencana, efektif dan efisien sehingga tidak terjadi penyerapan yang menumpuk di akhir tahun,


Selanjutnya agar seluruh penanggung jawab program dapat melaksanakan monev dan asistensi pelaksanaan program kegiatan sesuai dengan rencana target kinerja secara berkala, sehingga penyerapan anggaran sesuai dengan Disbursement Plan yang telah ditetapkan dalam DIPA TA.2021


Lalu, dalam setiap pendistribusian anggaran agar mematuhi RPD, RENDISGAR dan RENRIKGAR yang telah dibuat dan terakhir Agar masing-masing Kasatker selalu memonitor penyerapan anggaran untuk menghindari penyimpangan.


(Krisna)

20 tampilan0 komentar