AnandaMu Kembali Menggugat Ibnu Sina - Arifin Noor, Warga Wilayah PSU Menyayangkan Itu

terasbanua.com, Banjarmasin - Tak terima hasil rekapitulasi pemungutan suara ulang (PSU) pada 28 April lalu, Pasangan calon nomor urut 04 Ananda - Mushaffa Zakir (AnandaMu) kembali menggugat kemenangan kubu petahana Ibnu Sina - Arifin Noor di Mahkamah Konstitusi (MK) RI.

Dokumentasi pelaksanaan PSU pada 28 April di salah satu TPS di Kelurahan Mantuil
Dokumentasi pelaksanaan PSU pada 28 April di salah satu TPS di Kelurahan Mantuil

Walaupun dinyatakan telah memenangkan PSU, nyatanya hasil perolehan suara AnandaMu tidak mampu melampaui perolehan suara Ibnu - Sina dalam hasil rekapitulasi yang telah ditambahkan dengan perolehan suara pada Pilkada tahun 2021 lalu. AnandaMu meraih 81.262 suara, sedangkan Ibnu Sina - Arifin Noor meraih sebanyak 89. 378 suara.


Laporan yang dilayangkan pihak AnandaMu tersebut merupakan permohonan keberatan dari saksi AnandaMu yang tercatat di kejadian khusus di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin saat rekapitulasi serta dugaan adanya keberpihakan dari penyelengara PSU. Permohonan tersebut juga telah dimasukkan ke MK sejak Selasa (4/5/2021) lalu.


Tentunya hal tersebut membuat penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin terancam tertunda kembali.


Mengenai hal tersebut, Hamdhani salah satu warga Mantuil sangat menyayangkan apa yang dilakukan pihak AnandaMu. Dengan adanya gugatan tersebut tentu menjadi rentetan panjang kekosongan pemerintahan di Kota Banjarmasin berlanjut.


"Banyak hal-hal yang tidak bisa dikerjakan karena kekosongan itu dan itu juga pasti akan berdampak kepada warga," ucap Hamdhani kepada terasbanua.com, Kamis (6/5/2021) siang.


Hamdhani berharap permohonan tersebut bisa diselesaikan dengan bijak tanpa harus digelar kembali PSU jika memungkinkan terulang lagi.


"Sangat disayangkan kalau laporan itu dikabulkan pasti perlu waktu lagi, tenaga, materi dan lain-lain tentunya banyak ruginya. Kita berharap mudah-mudahan tidak sampai terjadi lagi lah PSU" harapnya.


Hal senada juga disampaikan, Nurhalisa yang merupakan salah satu warga Basirih Selatan yang merasa kecewa dengan keputusan AnandaMu yang kembali melayangkan gugatan.


"Jelas kecewa, kenapa harus digugat kembali ini juga bikin kita sebagai warga menjadi geregetan kalau seandainya harus PSU kembali," tuturnya.


Kemudian lanjutnya, "Harapannya sih untuk paslon yang menggugat, bisa menerima hasil itu karena itu merupakan suara masyarakat," akhirnya.


(Hamdiah)

70 tampilan0 komentar