Ambruknya Ritel Modern Gambut, Ibnu Sina Evaluasi Izin dan Kelayakan Fungsi Bangunan di Banjarmasin

terasbanua.com, Banjarmasin - Insiden ambruknya ritel modern di Jalan Ahmad Yani KM 14 Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar yang terjadi menjelang berbuka puasa kemarin, (19/4/2022) menjadi sorotan berbagai pihak.



Bahkan hal ini turut menjadi perhatian serius Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina untuk lebih memperhatikan setiap izin dan kelayakan fungsi dari suatu bangunan gedung yang ada di Banjarmasin.


Melalui Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin yang bertugas untuk memastikan izin dan kelayakan fungsi pada setiap bangunan itu langsung.


"Saat ini Dinas PUPR juga sudah merumuskan aturan mengenai PBG (Pengawasan Bangunan Gedung)," ucap Ibnu usai meresmikan Jembatan 01 Patih Masih, Selasa (19/4/2022).


Kemudian lanjutnya, dikhususkan pada Bidang (Pengawasan Bangunan) Wasbang yang dulunya turunan dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan (Tarutabang) yang kembali diaktifkan sekarang.


Menurut orang nomor satu di Banjarmasin itu, idealnya setiap bangunan harus memiliki Sertifikat Layak Fungsi (SLFl). Walaupun masih belum banyak diketahui masyarakat pada umumnya mengenai itu.


Mengingat hingga sekarang ini, bangunan yang memiliki SLF hanya ada beberapa diantaranya gedung seperti gedung perizinan dan rumah Dinas Wali Kota Banjarmasin.


Tentunya hal tersebut dilakukan, guna mengantisipasi hal serupa terjadi di Banjarmasin. Mengingat tipikal tanah yang hampir serupa dengan kondisi tanah di Kabupaten Banjar yang berupa daerah rawa.


"Dampaknya itu sangat bermanfaat kalau seandainya kita harus melampirkan SLF setiap bangunan. Apalagi yang banyak dikunjungi masyarakat seperti ritel modern, pasar dan lainnya," terangnya.


Terkhusus untuk bangunan ritel modern, seharusnya tidak hanya memiliki izin tempat saja tapi juga diidentifikasi kelayakan bangunan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi hingga menimbulkan korban jiwa.



"Kami tidak ingin terjadi di Banjarmasin kalau seandainya kita memberikan izin dengan ritel modern itu harus memiliki SLF," tandasnya.


Sementara itu, bangunan yang telah mendapat izin perlu dilakukan evaluasi kembali untuk kelayakan fungsi dari bangunan.


"Ini tidak dikehendaki tapi ini antisipasi itu penting dilakukan memastikan bahwa bangunan layak fungsi sehingga tidak menimbulkan korban. Jika terjadi hal yang tidak diinginkan," tandasnya.


Dalam kesempatan itu, ia juga turut menyampaikan belasungkawa atas terjadinya musibah besar yang telah menelan korban jiwa itu.


(Hamdiah)

0 tampilan0 komentar