Aliansi Pemuda Kotabaru Blokade Jalan dan Larang Truk Melintas

terasbanua.com, Kotabaru - Aliansi Pemuda Kotabaru menutup dan memblokade jalan Inhutani serta melarang truk CPO melintas, aksi ini buntut unjuk rasa sebelumnya yang kecewa terhadap PT Bersama Sejahtera Sakti (BSS).

Massa menutup akses jalan perbatasan PT BSS dan Inhutani yang diduga masuk dalam kawasan hutan produksi milik negara pada Rabu (8/9/2021).


Koordinator aksi, Muhammad Akbar yang dikonfirmasi mengatakan penutupan jalan yang mereka lakukan sebagai bentuk kekecewaannya terhadap perusahaan yang melintas di kawasan hutan produksi.


"Saat aksi sebelumnya kami sudah menyampaikan, jangan ada dulu armada perusahaan yang melintas di kawasan hutan produksi, namun tangki CPO milik perusahaan tersebut tetap beroperasi di malam hari, dan itu terbukti," tutur Akbar.


Ia menambahkan, Kami berharap yang menemui kami adalah penanggung jawab seluruhnya. Jadi tuntutan yang kami sampaikan bisa langsung terjawab. Namun yang menemui hanya kepala operasional pabrik.


Manager PT Inhutani II, Benar Firmansyah, yang dikonfirmasi di Kantor PT Inhutani II, pada Rabu (8/9/2021) membenarkan banyak lahan produksi yang overlap.


"Ya, banyak lahan hutan produksi yang tumpang tindih dengan perusahaan lain, tapi untuk luasan kami belum bisa memastikan, nanti kami cek dulu. Karena saya juga baru menjabat di Kotabaru," kata Firmansyah.


Menurut Benar Firmansyah, Sengketa antara PT Inhutani II, dengan PT BSS sudah sampai ke jalur hukum.


"Untuk proses hukum sebenarnya pernah kita dengar tapi untuk kelanjutannya kita tidak tahu, karena saya termaksud baru disini. Memang ada juga yang diganti rugikan tapi untuk detailnya saya tidak tahu," ujarnya.


"Perusahan yang menggunakan akses produksi milik PT Inhutani II, memang ada bayar dan itu sudah lama berjalan. Namun nominal pembayaran saya tidak tau pasti, karena itu bayarnya langsung ke pimpinan pusat," pungkas Benar firmansyah.


(Her)

5 tampilan0 komentar