• Krisna

Aksi Bela KPK Berlanjut, Mahasiswa: Dewan Pengkhianat Rakyat, Kami Kecewa

terasbanua.com, Banjarmasin - Mahasiswa dari berbagai universitas yang tergabung dalam BEM se-Kalimantan Selatan kembali melakukan aksi di Jalan Lambung Mangkurat, tepatnya di depan Gedung DPRD Kalsel. Kamis (24/6/2021).

Aksi lanjutan ratusan mahasiswa yang membela KPK tersebut diawali dengan menyanyikan lagu perjuangan dan sumpah mahasiswa. Dengan membawa spanduk ditangan dan mobil pick up berserta batu nisan.


Dalam aksi kali ini ratusan masa tersebut datang tanpa ada aksi dorong dorongan seperti sebelumnya, namun dimulai dengan aksi orasi terbuka.


Berbagai orasi disampaikan oleh beberapa mahasiswa yang tergabung dalam aksi tersebut. Salah satunya dari mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalsel.


Ia mengatakan bahwa kedatangan mereka kesini hanya untuk membela kebenaran dan keadilan perihal KPK serta menuntut janji dari DPRD Kalsel.


"Kami datang kesini untuk membela kebenaran dan keadilan sesuai dengan panca sila ke-lima yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ucapnya dalam orasi.


Selain itu, salah satu mahasiswa dari Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari menyampaikan bahwa dalam aksi kekecewaannya karena dihalang halangi untuk bertemu dengan DPRD Kalsel.


"Kami menuntut mengenai polemik KPK yang sedang dilemahkan, malah di halang halangi. Sepatu saya saat demo kemarin terinjak, hingga hilang. Bapak polisi kalau masih menggunakan pelindung lengkap jangan sok keras," ujarnya.


Ada juga mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin mengatakan kekecewaannya terhadap DPRD Kalsel dan Aparat Kepolisian.


"Kami kecewa dengan ketua DPRD Kalsel Supian HK yang tidak maun bertemu dengan kami dan kami kecewa dengan kepolisian yang melarang kami menggunakan pick up yang kami bawa sebagai mimbar orasi kami," tegasnya.


Ia juga menyebut DPR sebagai dewan pengkhianat rakyat karena telah mengingkari kesepakatan yang sudah disepakati bersama sebelumnya.


"Dengan lantangnya anggota DPR sebagai delegasi berjanji tersebut bahwa Supian HK akan berangkat namun malah mereka bertiga yang berangkat," Pungkasnya.


Masih belum didatangi oleh Ketua DPRD Kalsel, Sekitar pukul 15.00 Wita mahasiswa kembali ditemui oleh perwakilan dari DPRD Kalsel. Masa pun merasa tidak puas dan sempat memanas. Hingga berita ini terbit, aksi lanjutan tersebut masih berjalan dan belum ada kesepakatan.


(Krisna)

146 tampilan0 komentar