Akhirnya Jalan Akses Utama Warga Antasan Bondan Mulai Dilakukan Perbaikan

terasbanua.com, Banjarmasin - Harapan warga Antasan Bondan, Kelurahan Mantuil Banjarmasin Selatan terhadap akses jalan utama yang berupa titian kayu akhirnya sudah mulai dilakukan perbaikan.

Kondisi jalan Antasan Bondan Kelurahan Mantuil Banjarmasin Selatan yang berlobang dan bergoyang
Kondisi jalan Antasan Bondan Kelurahan Mantuil Banjarmasin Selatan yang berlobang dan bergoyang

Dari pantauan terasbanua.com yang langsung ke lokasi terlihat para pekerja yang sudah mulai melakukan perbaikan di beberapa titik titian yang kondisinya berlubang, rusak parah serta bergoyang saat dilintasi.


Ketua RT 17, Rahimah mengaku perbaikan memang sudah mulai dilakukan yang mana pengerjaannya dilakukan secara bertahap di mulai RT 16 terlebih dahulu baru setelahnya di RT 17.


"Alhamdulillah sudah ada harapan karena perbaikan sudah mulai dilakukan terlihat seperti kayu ulin dan kayu galam sudah berdatangan di RT 16 yang mulai dilakukan perbaikan di sana," ucap Rahimah kepada terasbanua.com, Selasa (15/6/2021).


Rahimah mengungkapkan bahwa sebelumnya warga sering mengusulkan perbaikan jalan kepada Pemerintah Kota Banjarmasin. Namun perbaikan baru direalisasikan tahun 2021 ini.


"Sering pokoknya setelah Musrembang kita terus usulkan hampir bertahun-tahun sejak suami saya hidup sampai beliau tidak ada karena keluhan warga titian saja karena banyak dilintasi anak-anak dan orang tua. Tapi syukurnya sudah ada perbaikan," tuturnya.


Dampak dari kerusakan yang terjadi pada titian jalan tersebut sering dirasakan warga setempat. Tak jarang memakan korban baik anak-anak maupun orang dewasa yang melintas.


"Ada saja yang jatuh baik anak-anak maupun orang dewasa apalagi orang tua yang tidak terlalu melihat saat melintas. Bahkan beberapa tahun lalu ada satu orang meninggal dunia karena jatuh dan tertimpa motornya," ujarnya.


Suara berisik saat titian dilintasi sudah menjadi hal yang wajar dirasakan warga. Sebutan goyang inul di siang hari dan organ tunggal pada malam hari merupakan gelaran yang dilontaran warga atas suara berisik yang disebabkan titian jalan yang dilintasi.


Diakui Rahimah sebelumnya warga hanya mampu melakukan perbaikan swadaya warga setempat dengan pengerjaan seadanya walaupun akhirnya titian kembali rusak.


"Antisipasinya kami hanya melakukan perbaikan sulam dari swadaya warga setiap minggunya atau paling tidak dua minggu sekali. Bahkan ada bantuan dari yang lain untuk perbaikan sementara," paparnya.


Selain itu, penerangan jalan saat malam juga menjadi keluhan warga. Sehingga besar harapan pada perbaikan jalan titian ini Pemko Banjarmasin juga melakukan pengadaan lampu penerang jalan guna memudahkan warga saat melintas pada malam hari.


"Dalam perbaiki titian ini tolong sekali kami minta ada penerang jalanan juga karena kalau malam cukup sulit untuk dilintasi karena hanya memanfaatkan lampu di depan halaman rumah-rumah warga saja," harapnya.


Sementara itu, Upik, Kontraktor Pengerjaan Titian Antasan Bondan, mengaku perbaikan sudah mulai berjalan satu minggu terakhir.

Kondisi jalan Antasan Bondan Kelurahan Mantuil Banjarmasin Selatan yang berlobang dan bergoyang
Kondisi jalan Antasan Bondan Kelurahan Mantuil Banjarmasin Selatan yang berlobang dan bergoyang

"Kita lakukan perbaikan titian jalan sepanjang 720 meter yang dilakukan secara bertahap dimulai dari RT 16 baru RT 17," kata Upik disela-sela dirinya memantau para pekerjanya yang sedang melakukan pengerjaan titian.


Upik menjelaskan mungkin perbaikan akan berjalan selama 6 bulan sesuai dengan kontrak yang sudah disetujui.


"Namun kami targetkan paling cepat 4 bulan," imbuhnya.


Selama perbaikan tentunya ada beberapa kendala yang dihadapi pihaknya mengingat jalan titian Antasan Bondan ini merupakan akses utama warga.


"Kendalanya paling air pasang dan karena ini jalan akses utama jadi kami tidak bisa bongkar semua jadi secara bertahap," ujarnya.


Upik mengaku jalan titian ini tidak hanya dilakukan perbaikan saja tapi juga dilakukan perubahan sedikit tentunya berbeda dari sebelumnya.


"Titian kita lakukan peninggian sebanyak 20 cm menghindari air pasang. Selain itu setiap sisi jalan titian kita beri pagar setinggi 80 cm dengan lebar 1,40 cm, tutupnya.


(Hamdiah)

96 tampilan0 komentar