Akhirnya Banjarmasin Lepas PPKM Level 4, Ibnu Sina Tetap Minta Warga Untuk Tidak Lengah

terasbanua.com, Banjarmasin - Ada kabar baik untuk Kota Banjarmasin baru-baru ini. Pasalnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto tidak lagi menyebutkan Kota Banjarmasin menjadi wilayah yang masih dalam siaga Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di luar Jawa-Bali.

Aparat Gabungan TNI-Polri, dan Satpol PP melakukan patroli dan sosialisasi kepada warga Pasar Ujung Murung untuk tetap menerapkan protokol kesehatan terutama pengunaan masker. Foto Hamdiah.

"Enam kabupaten/kota lainnya tetap di level 4, yaitu Banda Aceh, Bangka, Medan, Kotabaru, Palangkaraya, dan Palu," ucapnya, Senin, (13/9/2021) malam.


Tentunya hal tersebut diambil berdasarkan hasil data evaluasi mingguan PPKM di seluruh wilayah Indonesia.


Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina pun mengucapkan syukur, akhirnya Kota Banjarmasin bisa lepas dari status level 4.


"Alhamdulillah," ucapnya singkat saat ditemui awak media di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Selasa (14/9/2021).


Meskipun pun sudah mengetahui informasi tersebut, dirinya tetap mengutus Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin untuk melakukan sinkronisasi data dengan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.


"Tetap kita perintahkan. Jadi pagi tadi beliau sudah berangkat agar memastikan bahwa data kita dengan data Kemenkes dan data KPC-PEN itu sama. Jangan sampai nanti berbeda sehingga status kita tetap dan tidak update," pungkasnya.


Disisi lain, Ibnu Sina juga mengingatkan warga kota Banjarmasin untuk tidak lengah agar kasus Covid-19 tidak melonjak kembali.


"Tapi ingat jangan tinggalkan prokes seperti masker tetap digunakan. Jangan sampai kita terlena lagi setelah mungkin landai 3-4 bulan. Mudah-mudahan tetap seperti ini kita zona hijau semua," katanya.


Selain itu, virus varian baru Covid-19 yakni Delta juga masih momok menakutkan yang mana penularannya juga terbilang sangat mudah dan dampaknya lebih parah dibandingkan virus Covid-19 biasa. Sehingga perlu dilakukan antisipasi awal agar tidak terpapar.


"Tapi kalau kita lalai mungkin terjadi lagi penularan jenis lain boleh dikatakan itu varian delta. Ini perlu kita antisipasi jangan sampai nanti kemudian menggila saya kira perlu kita antisipasi," harapnya.


(Hamdiah)

11 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua