Ajukan Gugatan Pilkada Kalsel ke MK, Kubu Denny Indrayana : Paling Lambat Selasa

TERAS BANUA, BANJARMASIN - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan nomor urut 2, Denny Indrayana - Difriadi bakal mengajukan gugatan sengketa Pilkada ke Mahkamah Konstitusi.

Hal ini diungkapkan anggota tim hukum Denny Indrayana - Difriadi, Zamrony yang menyebut bahwa gugatan tersebut akan didaftarkan paling lambat pada Selasa mendatang, 22 Desember 2020.


"Batasnya tiga hari kerja, berarti Selasa (pekan depan)," kata Zamrony.


Zamrony mengatakan tim hukum saat ini tengah memfinalisasi permohonan dan bukti-bukti. Ia pun mengaku optimis dapat memenangkan sengketa di MK nantinya. "Insya Allah optimis," ujar dia.


Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Denny Indrayana mengatakan ada kejanggalan-kejanggalan dalam proses pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan. Denny mencurigai adanya kecurangan dalam penghitungan suara hasil Pilkada Kalsel.


Diantaranya, dia menduga ada upaya manipulasi untuk menaikkan perolehan suara pasangan nomor urut 1 Sahbirin - Muhidin. Denny juga menyebut pejabat pemerintah provinsi yang menelepon kepala wilayah untuk mengubah suara serta ada pengumpulan kepala daerah untuk upaya serupa.


Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM ini juga telah mengajak masyarakat berpartisipasi melaporkan bukti dugaan kecurangan. Ia meminta siapa pun yang memiliki bukti baik berupa foto, video, atau rekaman suara untuk mengirimkan ke nomor hotline yang disediakan.


"Saya sekarang meminta tolong dan memanggil partisipasi seluruh masyarakat untuk ikut peran mengawal proses ini, dalam rangka persiapan ke MK," kata Denny.


(Ri)

27 tampilan0 komentar