Air Kembali Menggenangi Banjarmasin, Diprediksi Mei Mendatang Puncaknya Banjir

terasbanua.com, Banjarmasin - Sejak Senin lalu air kembali pasang dan mulai menggenangi sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Banjarmasin.

Genangan air meluap di ruas jalan raya

Terlihat ketinggian air mencapai mata kaki orang dewasa atau sekitar 10 centimeter di daerah Jalan Suprapto, Antasan Besar, Banjarmasin tengah. Selain itu terlihat banyak penguna jalan kesulitan melintasi air yang genangan.


Kendati demikian, ketinggian air akan kembali surut saat memasuki petang dan itu terus terjadi beberapa hari ini.


Terkait hal tersebut, Kepala Bidang Sungai di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Hizbul Wathoni mengungkapkan bahwa air pasangan kembali karena kiriman air dari Hulu yang intensnya lumayan tinggi.


"Kalau dari data air pasang yang biasanya terjadi di Banjarmasin tidak sampai mengenang. Jadi ini merupakan air kiriman hulu sehingga Sungai Martapura meluap," ungkapnya.


Banjir yang kembali melanda daerah Kabupaten Banjar saat ini juga memicu debit air tinggi dan luapan air secara tak langsung terkirim ke Sungai Martapura. Sehingga beberapa ruas Jalan Kota Banjarmasin kembali terendam.


"Kita bersama-sama berharap tidak lagi hujan deras di daerah hulu," ujarnya.


Ia juga menghimbau kepada warga kota Banjarmasin untuk tetap waspada mengingat banjir bisa kembali terjadi. Terutama pada warga yang bertempat tinggal di bantaran sungai.


Dari prediksi air akan kembali pasang cukup tinggi pada bulan Mei mendatang. Sehingga warga harus bersiap-siap menghadapi situasi tersebut.


"Bulan Mei nanti ketinggian air bisa mencapai 2,4 sampai 2,7 meter yang diperkirakan akan terjadi sejak tanggal 1 hingga puncaknya tanggal 6 Mei," jelasnya.


Mengantisipasi hal tersebut akan terjadi kembali, pihaknya kembali gencarkan untuk pembersihan drainase dan mengoptimalkan saluran-saluran sungai kecil dengan mengerahkan pasukan turbo.


"Tidak hanya membersihkan sumbatan saja kita juga mengeruk lumpurnya dan itu sudah kita jadwalkan sejak awal Januari," bebernya.


(Hamdiah)

4 tampilan0 komentar